Alfin terus berlari sekuat tenaga tak tentu arah menelusuri gang-gang sempit diantara perumahan warga. Kemudian ia langsung bersembunyi di dalam gorong-gorong jalanan. Keringatnya terus mengalir bercucuran, diikuti dengan nafas terengah-engah. Sementara pikirannya kaca balau akibat teriakan warga desa yang samar-samar semakin dekat dan pergi melewati, tempat persembunyiannya.
Dia kesal dan marah. Alfin terus merutuki segala kebodohannya, karena dengan mudahnya percaya pada wanita itu dan inilah akibatnya. Ia semakin ketakutan berusaha menutupi kedua telinganya, seraya terus merapalkan doa di dalam hati ini supaya bisa selamat demi bisa kembali pulang. "Ya Allah! selamatkan hamba ya Allah! tak ada lagi tempat hamba mengadu kecuali dengan pertolonganmu," ucapnya dengan suara bergetar hebat, menangis sesenggukan menengadahkan tangan memohon pertolongan.
Setelah dirasa cukup aman Alfin mengambil nafas dalam-dalam kemudian perlahan melepaskannya. Ia berusaha memberanikan diri untuk menyelinap keluar dengan melirik kiri dan kanan ."Sepertinya sudah aman!"batinnya melihat secercah harapan untuknya bisa kabur dari tempat itu. Hingga melayang sebuah batu yang hampir mengenai kepalanya.
"Itu dia! jangan kasih dia lepas. Kita tangkap dan hajar dia sampai mampus," ujar seorang pemuda di ikuti dengan sorak-sorakan masa yang semakin menggila mengejarnya.
Alfin yang semakin tersudutkan terus berlari sekuat tenaga. "Agus... Agus.... maafkan kakak Gus.... maafkan kakak!" gumam Alfin lirih membayangkan tubuh lemah adiknya, Agus terbaring sakit di sudut gubuk menunggu kepulangannya. Namun ia tahu jika ia tertangkap sekarang tidak ada lagi kesempatannya untuk kembali membawa adiknya kabur dari kampung itu. Sementara teriakan dan amarah masa semakin keras terdengar dan beberapa batu kecil terus dilemparkan ke arahnya.
Ia berbelok tajam pada sebuah gang sempit berharap bisa menghilang diantara lorong-lorong gelap. Namun diujung gang itu Alfin hanya menemukan tembok tinggi yang tak mun…
Saudara Tiri
awal dari balas dendam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments
Aman Wijaya
top markotop lanjut Thor
2024-10-23
0