"Sakit kak, bahu Fin bagian itu sakit sekali," tegur Alfin dalam pangkuan kakaknya,
"Kamu sih Fin, berani-beraninya seperti itu tanpa sepengetahuan kakak," balas Doni seraya mencubit lembut dagu Alfin.
"Ssth... Aduh.. sakit kaak! nanti Fin gigit nih tangan kakak baru tau rasa. Hmm.. dasar kakak si dahi benjol" kesal Alfin pada kakaknya.
"Hahaha,"
Tawa Doni seraya mengusap-usap rambut saudaranya Alfin, seketika memecah Susana.
" kenapa sih kakak ketawa, ada yang lucu ya? Atau kakak emang sengaja mau jahilin Alfin lagi?" Tanya Alfin kepada kakaknya.
Dengan sorotan matanya, yang sendu. Kak Doni tertunduk pilu, terukir jelas dari raut wajahnya yang sedih. " Fin? kamu jangan pernah, pergi jauh dari kakak lagi ya. Kakak tidak mau kamu menderita seperti ini lagi,"
"Tapi kan kak_"
"Fin!"
Tegur kakak, dengan Sorotan matanya yang sangat serius menyikapi kejadian itu.
"I-ya kak, Maafkan Alfin ya kak," Balas Alfin tertunduk pilu dengan teguran kakaknya yang sangat jelas terlihat dari sorot matanya.
"Haah, syukurlah. Sekarang semuanya baik-baik saja," keluh Doni seraya bergumam di dalam hatinya.
Mereka berdua terlihat, gemeletuk kedinginan seraya memangku bahu satu sama lain dengan dekapan yang sangat kuat. Berselimutkan plastik hitam lusuh, bebagai penahan hawa dingin yang kian terasa perih menusuk kulit dan beralaskan kardus tipis sebagai tempatnya beristirahat di bawah dinginnya kolong jembatan.
"Sudah, tidak apa-apa kok Fin. roti di tanganmu ini, juga milik kakak kan? apa boleh kakak buka," tanya Doni dengan senyuman manis, yang terukir indah dari raut wajahnya.
Alfin yang tertunduk pilu, setelah mendapatkan teguran dari kakaknya Doni. Sangat terkejut setelah mengetahui kakaknya, yang ternyata mau menyantap roti bawaannya. Dengan sorot mata teduh Alfin tersenyum bahagia memandang kakaknya untuk membuka bungkusan roti itu.
"Boleh dong kak, Fin bawa roti ini kan tujuannya, emang untuk kakak," Balas Alfin dengan senyumannya.
"Allahuakbar, Allahuakbar,"
"Sepertinya sudah azan ka…
Saudara Tiri
secarik kertas untuk langit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Sedihnya. Moga hingga dewasa mereka berdua tetap bersama. Mereka sukses, sehat dan bahagia.
2024-06-07
1