Tuut!..
Satu panggilan tak terjawab.
Tuut!..
Dua panggilan tak terjawab.
Mendengar telfonnya berdering dengan sigap Azkara mengangkat telfonnya.
"Ya dengan Azkara disini," ucap ayah di meja kerjanya.
"Bos maafkan kami bos," ucap ketua kelompok suruhannya itu.
"Haah, apa maksudmu meminta maaf? apa yang telah terjadi?" panik Azkara.
"Bos kami sebelumnya hampir menemukan Alfin dan Doni bos,"
"I-ya terus," balas Azkara dengan bersemangat.
"Pada pukul 08:50 di jembatan kota medan, mereka berdua tiba-tiba di sekap di depan mata kami bos. Masalahnya dalam pengejaran, yang kami lakukan, terhalangi setelah mobil kami di tembaki oleh pihak kepolisian bos," ucap anak buahnya lirih.
"Astaga kedua putra ku telah culik!" gumam Azkara panik mematung sejenak.
"Bos dan_"
"Argh... Kenapa bisa seperti ini, kau harusnya bisa membawa mereka berdua kembali kepada ku? Tapi kenapa seperti ini jadinya!" Geram Azkara.
"Maaf bos, maka dari itu kami terpaksa harus membongkar semua rencana kita pada pihak kepolisian bos. Buruknya lagi nama bos dan juga istri bos terlibat di dalam kasus ini. Kami terpaksa harus mengatakan semuanya demi melindungi tim kami dari tindak pidana bos," balas anak buahnya terlihat ia dengan kaki tangan yang terikat di dalam ruangan isolasi oleh pihak kepolisian.
Prak!
Suara bantingan leptot pecah di atas lantai.
"Kenapa seperti ini jadinya," gumam Azkara panik menyandarkan kedua sikunya diatas meja, seraya memegangi kepalanya dengan kedua tangan. Saking stress nya dengan situasi itu.
"Sebentar lagi bos mu itu, akan di bekuk Oleh pihak kepolisian. Sekarang kami memerlukan kesaksian dari kalian semua, siapakah kalian sebenarnya? dan apa motif kalian melakukan pengejaran itu?" tanya anggota polwan itu seraya membanting berkas yang berisi bukti-bukti pencarian mereka dan beberapa bukti kuat mengenai kasus penculikan anak baru-baru ini yang mereka miliki.
"Haah, sepertinya tidak ada pilihan lain ya," Keluh ketua kelompok tersebut seraya menundukkan kepalanya.
"Apa maksud…
Saudara Tiri
ketegangan 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments
Aulia Rahmatul Hasanah
Ya Allah lindungi alfin dan doni🥺🥺
2024-06-13
0