Alfin yang pada saat itu masih belum sadarkan diri. Merasakan dirinya seperti berada di tengah-tengah ruangan kosong yang hampa dan gelap gulita. Tidak ada apa-apa Disana, selain dirinya sendiri hingga membuatnya mulai kebingungan dengan tempat itu?
"Haaah..Tempat apa ini?,"Gumam Alfin di dalam hatinya yang tidak bisa bersuara.
Tiba-tiba dirinya dikagetkan saat berada di suatu tempat hampa yang gelap gulita. Alfin sangat kebingungan dengan tempat itu ia Berlari kesana-kemari seperti tidak ada ujungnya, hingga terlihat setitik putih cahaya di penghujung jalan, bersaman dengan sosok seorang perempuan paruh baya yang tampak membelakanginya berdiri di penghujung cahaya. Bersamaan dengan biasan cahaya yang sangat terang. Sontak membuat Alfin sangat terkejut dengan apa yang baru saja ia saksikan.
"Kamu siapa? apakah aku perlu mengikuti mu untuk keluar dari sini?" tanya Alfin pada sosok perempuan misterius itu.
"Tidak nak! belum saatnya kamu datang kesini, kamu harus bisa menjawab segala kegundahan di dalam hatimu itu." ucap perempuan itu yang tetap berdiri di penghujung cahaya yang mulai terurai bersamaan dengan bisan cahaya yang terlihat semakin menyilaukan matanya. Hingga terdengar suara kak Doni menggema-gema memanggil namanya, di tengah biasan cahaya itu. Yang seketika membangunkan Alfin dari pingsannya.
"Loh, kak Doni kenapa menangis," ucap Alfin dengan lemas menatap raut wajah kakaknya Doni.
Terlihat kak Doni menangis tersedu-sedu karena sangat menghawatirkan kondisi saudaranya Alfin, hingga terlihat kakaknya itu banyak meneteskan air mata di atas wajah Alfin.
"Kakak ngak tega liat kamu seperti ini Fin, sakit hati kakak Fin," lirih Doni memeluk saudaranya.
"Hmm.. maafkan Alfin ya kak, karena Fin kakak sampai nangis-nangis begini," Balas Alfin seraya menghapus air mata kakaknya yang membasahi pipi.
"Minta maaf gimana Fin? Harusnya ibu dan ayah yang harusnya minta maaf sama kamu, bukan kamu yang minta maaf sama mereka," emosi Doni dengan sangat tegas karena sangat tid…
Saudara Tiri
ketabahan hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments