"Hmm.. Sepertinya adek kamu sedang sakit ya?" tanya pemuda itu yang hendak menyentuh kening Alfin yang seketika itu juga langsung di tepis dengan sigap oleh kakaknya Doni dengan gemetaran.
"Sudah, tidak papa kok dek. Meskipun Abang kelihatannya begini, bukan berarti Abang ini orang jahat dek," ucap pria misterius itu dengan senyuman.
Doni yang tidak mengetahui rencana apa yang akan dilakukan oleh pria itu. Dirinya hanya bisa pasrah dengan memeluk erat saudaranya Alfin.
"Emangnya kalian mau kemana, sampai keluar malam-malam begini?" tanya pria itu.
"Kami mau ke Medan bang," untuk berobat Disana, Balas Alfin berusaha memberanikan diri untuk menjelaskan tujuan mereka.
" Oh gitu ya, emang setelah kalian sampai disana kalian berdua mau tinggal dimana? apa kalian memiliki kerabat Disana? Tanya pemuda itu.
"Hmm... Ngak ada sih bang, pokoknya kami untuk beberapa hari ini, sudah tidak sanggup lagi di rumah bang," ucap Alfin dengan raut wajahnya yang terlihat sangat kesal mengingat kepahitan yang telah ia saksikan saat dirumah.
"Emang kalian kenapa dirumah, sampai harus kabur begini?" tanya pemuda itu lagi Dengan raut wajahnya yang terlihat sangat antusias, ingin mengetahui alasan mereka untuk kabur dari rumah."
"Hmm anu, bang, ka-mi_,"
"Sudah tidak usah dilanjutkan, Abang sudah paham kok," Senyum pemuda itu dengan wajahnya yang terlihat sangat bersemangat ingin membantu mereka berdua, sampai-sampai pemuda itu tersenyum memperlihatkan Gigi ging sulnya.
Doni yang melihat pria misterius itu tersenyum lepas di hadapannya, seketika membuatnya merasa bahwa Abang ini bukanlah orang jahat
Bhuk! Uhuk! Uhuk!
Batuk Alfin yang seketika mengalihkan fokus perhatian mereka berdua,
" sepertinya adik kamu ini sudah sangat menggigil kedinginan." ucap pria itu.
"Astaga Alfin kamu ngak papa kan! Aduh gimana nih," panik kak Doni dengan raut wajah yang penuh kepanikan melihat kondisi saudaranya Alfin yang sepertinya makin lemah.
"Bentar, biar Abang cek dulu," ucap pemuda itu yang langsung mele…
Saudara Tiri
pemuda misterius
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments