Malam itu juga mobil yang mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Melewati tikungan tajam, hutan belantara, dan menuju ke pusat kota. Sementara itu di dalam mobil Alfin hanya diam mematung dalam keheningan. Tatapannya kosong diikuti dengan tubuhnya sedikit membungkuk, terlihat jelas tangannya bergetar hebat mendekapi satu sama lain dalam keresahan.
Pria berjas hitam yang duduk di sebelahnya, hanya diam memperhatikan wajah Alfin dengan sorot mata tajam, seolah membaca semua rasa sakit, amarah dan dendam, yang terukir jelas dari raut wajah pemuda ini.
Sementara pria bercelana milter yang mengendarai mobil sesekali melirik lewat kaca spion. rasa bersalah dan simpati bercampur aduk di dalam hatinya. Ia tahu ini merupakan jalan terakhir yang harus di pilih oleh pemuda ini, akan tetapi ia juga sadar semua ini merupakan jalan yang buruk bagi siapa saja yang terlibat.
Dan tibalah saatnya, tak butuh waktu lama mobil yang mereka sampai di kota Padang dan berhenti tepat di depan gerbang besar komplek perumahan Azkara, yang kini telah berganti nama Pamannya, diantara dua buah tugu megah jalur masuk perumahan. "Kami hanya bisa mengantarmu sampai di sini saja. Dan selebihnya kaulah yang menentukan jalanmu sendiri, itupun kau harus menahan diri, Jika masih ingin menemui adikmu." Kata pria itu pelan memperingati Alfin dan hanya di balas Alfin dengan anggukan.
Alfin terlihat menghela nafas panjang ia menggertakan Giginya segera berusaha keluar dari mobil itu, dalam amarah yang semakin bergejolak. Namun tangannya telah terlebih dahulu di tahan oleh pria berjas hitam itu, ia merasa kesal terhadap sikap Alfin yang mengabaikan segala bentuk peringatan nya. "Alfin, Apa kau dengar apa yang aku sampaikan!" kesalnya menekan suara.
Namun di balas Alfin dengan decisan diambang pintu mobil pria itu, seraya berusaha tersenyum lemah memandangi wajah keduanya, meskipun hujan malam itu semakin lebat membasahi wajahnya yang sudah bengkak, penuh perban." Siapapun kalian. Terimakasih karena telah…
Saudara Tiri
teka teki menjawab semuanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments