Langit telah gelap gulita ketika mobil yang ditumpangi Alfin berhenti di persimpangan jalanan, diantara jalan setapak jalur masuk rumahnya. Alfin yang hendak turun dari mobil telah terlebih dahulu di tahan oleh pria berjas hitam itu. "Nak," panggilnya, seraya menggenggam tahu Alfin. "Ini, ambillah," kata pria itu pelan, memberikan Alfin sebuah senter dan tongkat bantu berjalan.
Sadar sejak awal mereka berdua merupakan orang baik, Alfin menatap wajah keduanya dalam senyuman. "Aku tidak tahu lagi caranya membalas semua kebaikan kalian," ucap Alfin menundukkan kepala, seraya menyeka air matanya. "Terimakasih atas semu ini. Jika saja kalian tidak datang, pastilah aku tidak akan pernah bisa pulang," sambungnya sangat berterimakasih kepada mereka berdua. Namun saat ingin menjelaskan semuanya, pria tegap bercelana milter itu sudah terlebih dahulu di tahan oleh pria berjas hitam, dalam gelengan. Tanpa kata-kata.
Alfin yang semakin keheranan memutuskan meninggalkan mereka berdua dengan tertatih-tatih, tapi pasti. Alfin menelusuri jalan setapak jalur masuk rumahnya, sementara sebuah tongkat dan senter di tangannya mengiringi langkah kakinya dalam senyuman. Sebab hati ini tak sabar lagi ingin segera pulang ke rumah, dan segera memberikan Agus kejutan, meski semua ini harus dibayar dengan tubuhnya.
Bersamaan dengan itu iringan hujan datang mengundang membasahi permukaan tanah dari gelapnya malam. Samar-samar mengukir garis putih tak beraturan, beriringan dengan bunyi dentuman petir menggelegar di udara, diantara rindangnya pohonnan. Tak sedikitpun mengurungkan niat Alfin untuk segera pulang, karena ia tak sabar untuk segera memperlihatkan semua ini kepada Agus. Ia tahu, di balik semua rasa sakit ini, ada wajah hangat yang lapar tengah larut dalam kesedihan, menunggu kepulangannya. Maka dari itu Alfin rela berjuang mati-matian seperti ini walau harus nyawa, taruhannya.
Dan tibalah saatnya, seketika Alfin dibuat tidak percaya dengan apa yang terjadi. Dari kejauhan ia melihat sa…
Saudara Tiri
benang waktu yang terhubung menjadi satu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments
Aman Wijaya
lanjut Thor 💪💪💪
2024-10-26
1