Sepulang dari sekolah Alfin merapikan buku pelajaran di dalam tasnya. Kebahagiaan terpancar dari raut wajah remaja itu setelah melihat nilai sempurna, hasil belajarnya hari ini.
"Tidak sia-sia usaha ku belajar. Kalau begini terus, aku pasti akan mendapatkan peringkat kelas pada ujian Nasional nanti,"senyumannya seraya mendekap semua buku pelajaran dengan nilai 100. Hasil belajarnya Hari ini. "Ibu ayah bersabar ya, Fin pasti akan membanggakan kalian semua," batinnya.
Ketika Alfin keluar dari kelas, Rin masih saja ragu untuk memulai pembicaraan dengan Alfin. Apalagi saat ini, Alfin masih dikerumuni oleh beberapa teman perempuannya semakin mengurutkan niatnya itu.
Hingga ketika Alfin hendak melewati rumah pak Anton, terdengar suara pak Anton memanggilnya beberapa kali.
"Nak Alfin," ucapnya tergesa-gesa mendekati Alfin."bagaimana kabar mu nak?" tanya pak Anton dengan raut wajah bahagia.
Alfin yang masih ragu untuk memulai pembicaraan dengan pak Anton, ia hanya berusaha menutupi luka sobekan pada lengan bajunya dengan sebuah buku.
"Alfin ngak papa pak!" ucapnya dengan suara pelan seraya merundukan kepala.
"Alhamdulillah,"sukurnya atas kesembuhan Alfin."Oh, I-ya. Itu bukunya kenapa ngak dimasukkan ke dalam tas Fin?"tanya pak Anton sekali lagi.
"I-ni, Hmm.. Hasil belajar Fin pak. Alfin pengen memperlihatkan kan semua hasil belajar hari ini kepada ibu dan ayah,"balasnya.
"Wah Alhamdulillah nak, ternyata kamu telah diberikan hidayah kecerdasan oleh Allah," puji pak Anton seraya mengelus pundak remaja itu. "Lekaslah pulang nak, orang tuamu pasti bangga dengan hasil ini,"
Alfin yang mendapatkan dukungan dari pak Anton, semakin menumbuhkan kepercayaan pada dirinya, saat membayangi senyuman ibu dan ayah atas segala kerja kerasnya ini.
"I-ya pak, terimakasih banyak atas dukungannya," balasnya seraya tergesa-gesa berlari menuju rumah.
"Assalamu'alaikum bi," ucap Rin menyalami ayahnya.
"Waalaikumsalam udah pulang ya nak?"
"Ya bi," balas Rin ragu-ragu melihat kiri dan kanan, bertan…
Saudara Tiri
kebangkitan si malang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments