"Haah Sth.. Aduh, sekujur tubuhku sakit sekali,"
Suara hiruk pikuk keramaian....
"Ramai sekali dimana ini?"
"Siapkan ruangan, untuk penerimaan pasien darurat. Semua staf, siapkan peralatan medis dan bantuan yang diperlukan,"
"Haah..Ayah. Anak kita yah, di sana ada anak kita!" suara panik ibu terdengar sangat histeris.
"I-ya bu. Astaghfirullah! nak, kenapa kondisi kalian bisa jadi seperti ini nak,"
krak-krurururk!..- krak!..-krurururk.
Suara putaran poros roda Kasur dorong brancard rumah sakit...
"Tidak mengapa mataku tidak bisa dibuka sepenuhnya? Haah.. itu pasti suara ibu dan ayah mereka pasti sangat menghawatirkan kami, ya Allah mengapa hal seperti biasa terjadi, lindungilah kami ya Allah," ucap Alfin yang tak berdaya bergumam di dalam hati.
"Ya Allah nak. kenapa bisa jadi seperti ini kondisi putra kami tuhan?"
"Untuk ibuk dan bapak, Maaf. kami memahami kekhawatiran Anda, namun saat ini kami perlu menjaga ketenangan pasien dan memberikan perawatan yang terbaik. Untuk itu, kami harap keluarga pasien menunggu di ruang tunggu. Jika perawatan telah dilakukan, Kami staf medis akan segera memberi tahu bapak dan ibuk tentang perkembangan kondisi pasien," ucap suster, yang mengenakan pakaian serba hijau dengan tutup kepala serta masker putih yang menutupi wajahnya, berusaha menengkan keluarga pasien. Agar tidak memasuki ruangan perawatan.
"Suster, Baringkan pasien ke tempat tidur untuk segera melakukan prosedur pemeriksaan pasien yang baru datang. Semua tim medis, siapkan diri untuk menangani pasien kritis. Pastikan semua dokumen pasien sudah lengkap,"
"Baik dok,"
"Baik, sekarang Perluas ruangan untuk memasukkan peralatan medis tambahan. Semua staf, pastikan semua peralatan siap digunakan."
"Sudah dok,"
Tiit!..Tiit!..Tiit!..Tiit!..Tiit!..Tiit!..
Suara monitor saat memantau tanda vital detak jantung pasien....
"Sepertinya salah satu pasien mengalami kesulitan pernafasan, Akibat pendarahan kepala bagian belakangnya yang terlalu fatal dok"
"Segera ambilkan oksigen dan alat v…
Saudara Tiri
bermain dengan garis takdir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Bukannya berdoa utk keselamatan anak2xnya malah sibuk bertengkar dan mengucapkan kata-kata yg kasar.
2024-09-15
0