"Tuan, Anda harus tenang! Kami sedang menangani korban!"
"Tenang? Apa kau sudah gila?! Lihat orang tuaku hampir mati di dalam sana!" Adrian menepis tangan polisi itu dengan kasar. Ia tetap kekeh ingin membuka pintu mobil tersebut. Wajahnya merah padam, air mata kian berlinang.
"Katakan cepat! Katakan, apa penyebab kecelakaan ini! Aku ingin tahu sekarang juga!" tanya Adrian, mengguncang pundak polisi itu.
Polisi itu menatapnya dengan ekspresi serius. "Tuan, kami sedang melakukan evakuasi serta penyelidikan lebih lanjut. Jadi, tolong, ini bukan saatnya bertindak gegabah."
"Gegabah katamu?! Kau polisi, harusnya kau sudah tahu penyebab kecelakaan ini! Kalau aku tahu pelakunya, aku sendiri yang akan membunuhnya!" Suara Adrian bergetar, antara amarah dan kecemasan yang bercampur menjadi satu.
"Siapa itu?" tanya seorang inspektur kepada ajudannya.
"Sepertinya keluarga korban, Ndan."
"Keluarkan dia sebab mengganggu proses evakuasi,"
Beberapa orang polisi hendak memborgol kedua tangan Adrian, yang seketika membuatnya murka.
"Apa-apaan ini?! Hei, bajingan! Lepaskan saya sekarang juga!"
"Maaf, Tuan, kami tidak bisa membiarkan Anda lebih lama di sini. Anda sudah mengganggu jalannya proses evakuasi."
Langit seketika bergemuruh seolah merasakan apa yang Adrian rasakan. Ia hanyalah seorang pemuda lugu yang tidak tahu apa-apa, namun kini ia harus menanggung semua dosa besar setelah apa yang dilakukan oleh ayahnya di masa lalu.
Serta semua misteri dan tragedi ini terus berbuntut panjang, yang perlahan membuka lubang besar di lubuk hatinya yang paling dalam, meski ayahnya lah sumber dari semua kekacauan ini.
Ia terus meraung memberontak, namun apalah daya. Semua bentuk malapetaka yang sudah terjadi, dan orang tuanya tergeletak tak berdaya di hadapannya.
"Argh...
Brengsek...
Bangsat kalian semua!"
Dengan mata kepalanya sendiri, Adrian dapat menyaksikan tetesan darah segar mulai tumpah kala tubuh ibu kandungnya, Mega, dikeluarkan melalui pintu samping mobil penyok itu. Setiap tetesan d…
Saudara Tiri
konflik diantara 2 keluarga besar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments