Bab 14 Pindah ke Istana

Ambang Pintu Emas

Kesunyian di dalam Perpustakaan Terlarang terasa mencekam setelah Panglima Vane meninggalkan ruangan dengan deru kemarahan yang tertahan. Elara berdiri mematung di bawah cahaya rembulan yang jatuh dari jendela tinggi, membiarkan kunci perak di genggamannya menyerap suhu tubuhnya hingga benda itu tak lagi terasa sedingin es. Luka bakarnya di punggung—titik fokus sihir Void-nya—berdenyut pelan, memberikan sensasi hangat yang menyakitkan namun menenangkan, pertanda bahwa resonansi energinya dengan kegelapan malam telah mencapai kestabilan yang ia butuhkan. Ia memejamkan mata, menarik napas dalam-dalam untuk menekan rasa mual yang muncul setiap kali ia menggunakan aura Void untuk menekan lawan bicaranya.

"Sudah waktunya, Tuan Putri," bisik Rina yang muncul dari balik bayang-bayang pilar perpustakaan dengan wajah pucat. "Kereta kaisar sudah menunggu di gerbang dalam. Barang-barang Anda... yang sedikit itu, sudah dipindahkan lebih dulu."

Elara membuka matanya, kilatan ungu tipis di iris kelabunya memudar berganti dengan ketenangan yang dingin. "Kau gemetar, Rina. Apa kau takut meninggalkan bau penjara?"

Rina meremas ujung apronnya, matanya menatap lantai marmer dengan gelisah. "Saya takut pada apa yang menunggu kita di sana, Tuan Putri. Perpindahan ke sayap utama istana berarti kita akan berada tepat di bawah hidung Selir Utama Elena. Di penjara, setidaknya ada dinding yang memisahkan kita. Di sana, hanya ada sutra dan bantal empuk yang bisa saja menyembunyikan belati."

"Justru di balik sutra itulah kita akan menanam duri kita sendiri," Elara melangkah maju, jubah ungunya menyapu lantai dengan suara desis yang halus. "Jangan sebut aku Tuan Putri lagi saat kita melewati ambang pintu itu. Di mata mereka, aku adalah Penasihat Agung. Di mata kaisar, aku adalah obsesi. Jadilah mataku di antara para pelayan, Rina. Pastikan tidak ada satu bisikan pun di dapur atau ruang cuci yang luput dari telingamu."

"Saya akan berusaha, Nyonya... maksud saya, Penasihat Elara…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!