Bab 41 Mimpi Buruk Kolektif

Lantai batu menara pengawas itu terasa sedingin es di bawah telapak tangan Elara yang gemetar, namun di indra penciumannya, aroma belerang dan daging yang terpanggang mulai menyeruak dengan intensitas yang mengerikan. Suara melengking itu—frekuensi ultrasonik yang merobek pertahanan mental—masih menghantam kepalanya tanpa ampun, menciptakan denging EEEEEEEEEEEEEEEE— yang seolah ingin memecahkan tengkoraknya dari dalam. Elara merangkak di lantai, kuku-kukunya memutih saat ia mencoba mencari pegangan di tengah desakan energi ungu yang memenuhi ruangan.

Di sudut ruangan yang remang, bayangan itu mulai memadat. Sosok hitam tanpa wajah itu berdiri tegak, tampak seperti lubang kosong di tengah realitas yang koyak. Tidak ada suara langkah, hanya getaran kebencian murni yang merambat melalui lantai menuju pusat kesadaran Elara.

"Kau pikir kau bisa lari dari apa yang sudah tertulis di dalam darahmu, Putri Kecil?" suara itu bukan berasal dari pita suara, melainkan gema yang memantul langsung di dalam korteks serebralnya.

"Siapa kau? Tunjukkan wajahmu!" geram Elara, suaranya parau dan pecah. Ia mencoba memanggil energi Void-nya, namun aliran mananya terasa kacau, terganggu oleh frekuensi yang terus berdenyut di udara.

"Aku adalah apa yang kau tinggalkan di dalam api istana itu," sosok itu melangkah maju, gerakannya patah-patah seperti bayangan yang rusak. "Atau mungkin, aku adalah api itu sendiri. Lihatlah sekelilingmu, Aurelia. Lihat betapa rapuhnya perlindungan yang kau bangun di atas tumpukan kebohongan ini."

"Jangan panggil aku dengan nama itu!" Elara memekik, namun keberaniannya memudar saat suhu di dalam ruangan melonjak secara ekstrem.

Lilin yang tadi padam tiba-tiba menyala kembali, namun apinya berwarna ungu pekat yang memuakkan. Elara menatap api itu, dan seketika, dinding batu menara berubah menjadi dinding kayu yang sedang dilalap sihir api. Ia tidak lagi berada di Utara; ia berada di dalam ruang peraduan istana kekaisaran sepuluh tahun lalu. Aroma parfum mawar yan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!