Bab 39 Golem dari Masa Lalu

Kepalan tangan raksasa yang tersusun dari balok es abadi dan batuan granit purba itu seolah berhenti berdetak di cakrawala yang kelam. Suaranya bukan lagi sekadar desau angin, melainkan deru frekuensi rendah yang membuat tulang rusuk siapa pun yang mendengarnya terasa bergetar hebat. Di bawah bayang-bayang kematian yang masif itu, Elara tergeletak tak berdaya di pelukan Juna. Wajah sang putri kehilangan seluruh rona kehidupan, seputih hamparan salju yang kini mulai menimbun pakaiannya, sementara garis-garis hitam yang merambat di wajahnya tampak berdenyut redup—sebuah sisa energi yang berjuang melawan kebekuan total.

"Tuan Putri! Demi Dewa, kumohon tetaplah bersama kami!" Juna berteriak histeris, suaranya parau dan pecah di tengah badai Great Frost yang semakin menggila.

Beberapa langkah di depan mereka, Kaelen berdiri tegak dengan sisa kekuatannya. Zirah peraknya telah retak di beberapa bagian, dan darah yang merembes dari luka lama di dadanya membeku menjadi kristal merah tua yang mengerikan. Ia tidak berkedip saat menatap ke atas, ke arah sosok Golem yang kini diam mematung, seolah-olah waktu sendiri telah membeku di antara kepalan tangan itu dan gerbang benteng yang hancur.

"Kenapa dia tidak memukul?" bisik seorang prajurit kavaleri yang berlutut dengan tangan gemetar memegang tombak.

Kaelen tidak menyahut segera. Matanya yang tajam menangkap detail mikroskopis pada pergelangan tangan Golem tersebut—sebuah ukiran timbul berbentuk bunga Asteria yang mulai terkikis oleh es hitam. "Dia tidak berhenti karena takut," suara Kaelen terdengar serak, penuh dengan beban sejarah yang menyakitkan. "Dia sedang mengenali kita. Itu adalah Sang Penjaga Gerbang... relik agung yang seharusnya melindungi ibu kota Asteria sebelum pengkhianatan itu meruntuhkan segalanya."

Golem itu mengeluarkan suara derit batu yang memekakkan telinga, sebuah rintihan panjang yang terdengar seperti ribuan jiwa yang terjepit di antara celah batuan dingin. Namun, pendaran biru di matanya mendadak berk…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!