Hiruk pikuk Kota Jakarta seolah tak pernah mengenal kata sepi. Apalagi di akhir pekan. Jalanan dipenuhi kendaraan, trotoar dipadati pejalan kaki, dan pusat perbelanjaan menjadi tujuan banyak keluarga menghabiskan waktu bersama.
Sama halnya dengan Azura saat ini, dia duduk di atas motor dengan wajah sangar, mencengkram erat setang motor, sesekali menatap tajam pada lampu lalulintas.
Excel yang duduk di depan justru tersenyum lebar, dia sibuk dadah-dadah pada teman sekelasnya ketika bertemu di lampu merah.
"Aku mau ikut main sama Kaka aku, kamu mana bisa, kan gak punya Kaka" teriak Excel pada teman di sebelahnya yang berada di dalam mobil bersama orangtuanya.
Azura ingin sekali membekap mulut Excel karna dia malu-maluin.
"Aku juga nanti punya Kaka kok," balas temannya.
Excel mendengus, menyilangkan kedua tangannya, menatap remeh pada temannya. "Gimana bisa? Kamu kan anak pertama? Kamu gak bakalan bisa punya kakak" cibir Excel.
Temanya terlihat tidak suka, dia buru-buru menutup jendela mobil.
"Dek! Bisa diem gak sih!" Sinis Azura kesal.
Excel mendengus, memeletkan lidah pada mobil temannya lalu menatap ke depan.
Tak lama, terdengar suara tangis dari dalam mobil, di susul teriakan anak itu. "Aku gak mau tau, pokoknya aku mau punya Kaka bunda!"
Azura sedikit meringis, tak berani melirik samping sebab malu.
Dan langsung menarik gas motornya begitu lampu berubah hijau.
Leon hanya duduk diam di belakang, sesekali tersenyum tipis karna dia bisa keluar rumah.
Walaupun harus mendengar ocehan Azura sepanjang jalan.
Ya gimana ya, Azura sekarang udah kayak ibu yang lagi bonceng suami sama anaknya. Kan dia malu gitu!
Harusnya dia kan yang di bonceng Leon, lah ini malah kebalik, gimana dia gak bete.
Azura memarkirkan motornya di depan sebuah mall, terdiam sejenak menunggu Excel dan Leon turun.
Azura memutar mata jengah.
Masih tak terima harus boncengan bertiga seperti ibu-ibu yang mengantar suami dan anaknya jalan-jalan.
Leon menatap takjub bangunan megah di depannya, matanya be…
Azura And The Lost King
weekend yang berubah arah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments