Suara debur ombak terdengar begitu kencang dari kejauhan. Semilir angin berembus pelan, menyapu dedaunan kering yang berserakan di bibir pantai dan menyelusup masuk melalui celah-celah dinding.
Di dalam sebuah gubuk tua beralaskan papan reot, Steve awalnya tertidur lelap di atas dipan kayu lusuh.
Napasnya teratur dengan pelan, sesekali dengkuran halus keluar dari mulutnya. Namun, kenyamanan itu tidak bertahan lama. Ketika hendak mengubah posisi tidurnya, gerakan Steve mendadak terhenti. Ia merasa tubuhnya luar biasa berat, seolah ada beban tak kasatmata yang menumpuk di atas dada dan anggota geraknya.
Perlahan, kesadarannya terusik. Steve mengerjapkan mata, berusaha menarik tangannya untuk mengucek kelopak matanya yang masih terasa lengket dan berat. Begitu matanya terbuka sepenuhnya, rasa panik langsung menghantam dadanya.
Ruangan di sekitarnya begitu temaram. Satu-satunya sumber penerangan hanyalah sebatang lilin yang menyala redup di sudut kamar. Steve mencoba menggerakkan seluruh tubuhnya, menengok ke kanan dan ke kiri dengan cemas.
Detak jantungnya berpacu liar saat indra perabanya merasakan dinginnya logam.
Tangannya dirantai. Begitu pula dengan kedua kakinya.
"Apa nih?" Steve tersentak, langsung bergerak panik. "TOLONG!!! Argh!"
Steve meronta hebat di atas dipan.
Ia menyentakkan tubuhnya berkali-kali, namun usaha itu sia-sia. Pergelangan tangannya justru terasa sangat perih dan lecet akibat gesekan rantai besi yang dipaksakan.
"Gue di mana? Bukannya tadi gue lagi mimpi indah? Kenapa gue bisa ada di sini?!" rutuknya pelan, merutuki nasib sialnya yang berubah dalam sekejap.
Kriettt...
Pintu kayu yang menjadi penghubung dengan ruangan lain terbuka perlahan, mengeluarkan derit panjang yang memilukan. Di ambang pintu, siluet sesosok wanita tua muncul. Tubuhnya sudah membungkuk parah, dengan rambut putih beruban yang memenuhi kepalanya. Wanita tua itu menatap Steve dengan pandangan datar yang kosong. Di tangannya, ia membawa sebuah mangkuk yang terbuat dari batok…
Azura And The Lost King
kebenaran yang terpotong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments