Koridor istana lumayan sepi dikarenakan semua orang terfokus pada aula utama. Sepanjang jalan, Azura terus memaki dan mengumpat kesal.
"Setan! Masa iya gue sehari-hari harus ngomong pake aku-kamu? Geli gak sih gue dengernya? Mana tiap ketemu orang harus nunduk-nunduk lagi, kayak lagi nyembah," dumelnya. "Si Leon lagi! Dia gak ngasih tahu gue kalau ada yang nanya asal-usul gue dari mana gue harus jawab apa? Masa iya gue harus bilang kalo gue datang dari masa depan? Mana cowok tadi ganteng banget... Sayang kan kalau sampai gak kenal?" katanya mendadak sedih.
Langkah Azura terhenti. Di depannya, ia melihat siluet seseorang berpakaian serba hitam sedang berjalan mengendap-endap menyusuri koridor. Azura langsung mengernyit. Ia buru-buru menyembunyikan tubuhnya di balik pilar besar, lalu sedikit melongokkan kepalanya.
"Siapa tuh? Jangan-jangan maling? Tapi dia mau maling apa?" monolognya.
Orang misterius itu terlihat celingukan, berjalan dengan sedikit membungkuk. Namun, tiba-tiba sosok itu berdiri diam mematung.
Azura melototkan matanya ketika melihat sekeliling orang itu mendadak mengeluarkan gumpalan asap hitam pekat yang menutup pandangan.
Ia langsung membekap mulutnya saat gumpalan asap itu menghilang sepenuhnya. Bukan sosok tinggi tegap yang dia lihat, melainkan seorang gadis yang amat dia kenali.
'WHAT?! DIA NYAMAR JADI DAPHNE? ATAU DIA DAPHNE YANG LAGI NYAMAR?!' batinnya histeris melihat hal mustahil di depan matanya. 'Tapi Daphne kan masih di podium sama Leon, terus dia siapa?'
Orang misterius yang menjelma menjadi Daphne tersebut melangkah dengan tenang, sesekali menepuk gaun putihnya. Azura menyandarkan punggungnya pada pilar sambil menggeleng keras. 'Gak bisa! Ini gak bisa kayak gini! Gue harus lakuin sesuatu!' paniknya sambil menggigit ujung jari.
Gadis itu menahan napas ketika sosok Daphne KW itu melewati pilar tempatnya bersembunyi. 'Ayo mikir dong otak mungil!' Azura menepuk-nepuk kepalanya pelan. Tindakan konyol itu ternyata berhasil, karena wajahnya lan…
Azura And The Lost King
penyamaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments