Setelah sesi pidato yang menegangkan dan perkenalan resmi mengenai Steve—kembaran Leon yang telah lama hilang akibat insiden penculikan semasa bayi—suasana aula berangsur mencair. Banyak bangsawan yang awalnya tidak percaya dan menganggap penuturan Leon hanya bualan politik demi mengamankan takhta. Namun, bukti hidup itu ada tepat di depan mata mereka. Steve berdiri di sana, bahkan sempat berbicara langsung dengan beberapa perwakilan istana.
Keraguan itu perlahan runtuh, berganti menjadi keyakinan yang memicu rentetan pertanyaan di kepala para bangsawan. Namun, protokol istana harus tetap berjalan. Kini, tibalah waktunya bagi para tamu untuk menikmati hidangan istana sebagai sesi penutup perjamuan malam.
Di ruang makan yang megah, meja-meja bundar yang dikelilingi kursi beludru telah terisi penuh. Gelak tawa samar dan denting sendok beradu memenuhi ruangan. Permaisuri Zafira dan Laurent duduk di meja utama bersama keluarga besarnya yang datang jauh-jauh dari Valeriona.
Sementara itu, Daphne, Steve, dan Leon hanya diam di atas podium kehormatan. Mereka mengamati para tamu yang tengah menyantap makanan yang disuguhkan pelayan.
Steve, yang sama sekali tidak terbiasa dengan formalitas sekaku ini, mulai tidak bisa diam. Tubuhnya terus bergeser gelisah di atas kursi, hingga beberapa kali mendapat lirikan tajam dari Leon.
"Steve! Bisa diam tidak? Kamu terlihat seperti orang gelisah. Mau ke kamar mandi?" bisik Leon tanpa mengubah ekspresi wajahnya yang dingin.
Steve sedikit mencondongkan kepalanya ke arah Leon, membalas dengan bisikan yang tak kalah lirih namun penuh penekanan. "Gue pegel, Le! Masih lama enggak sih? Bokong gue udah kesemutan parah ini!" protesnya, berusaha tetap menjaga senyum palsu di wajahnya agar tidak merusak wibawa bangsawan.
Leon ingin sekali tertawa keras, sekaligus menjitak adik modernnya itu. "Sabarlah, Steve. Sebentar lagi juga selesai."
Steve melengos samar. "Cih, lo bilang begitu terus dari tadi, tapi buktinya enggak kelar-kelar."
Leon memilih t…
Azura And The Lost King
pelukan hangat dan topeng istana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments