Di dalam perpustakaan luas milik sang pustakawan, suasana mendadak hening. Di balik pantulan cermin tua yang permukaannya tak sebening kaca-kaca di dunia masa depan, Leon berdiri tegak. Ia mengenakan jubah kebesaran miliknya—jubah yang sempat diambil Daphne dari istana. Di atas kepalanya, tersemat mahkota emas berat yang ditemukan gadis itu di ruang kerja Qhilandra.
Leon membuang napas kasar. Ia memejamkan mata sejenak, mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya sebelum kembali melangkah ke dalam labirin kehidupan istana yang penuh intrik dan politik. Setelah beberapa bulan mengecap kebebasan di masa depan, Leon mendadak merasa asing dan tidak siap jika harus kembali terikat oleh rantai tanggung jawab berat yang sempat ditinggalkannya.
"Wah, tampaknya Raja kita sudah siap," celetuk Steve yang tiba-tiba melangkah masuk, disusul oleh sang pustakawan dan yang lainnya.
Leon menatap Steve. Jantungnya berdegup kencang. Ada beban lain yang menghimpit dadanya; ia harus menceritakan secara detail tentang kehilangannya dan asal-usul kembarannya di hadapan banyak orang nanti.
"Steve. Bersikaplah layaknya seorang bangsawan saat aku memanggilmu untuk menjelaskan semuanya. Ubah gaya bicaramu. Mereka tidak akan mengerti satu patah kata pun yang keluar dari mulutmu, kecuali aku dan Azura," titah Leon tegas.
Mendengar itu, Steve langsung menegakkan tubuh. Ia memberikan pose hormat yang dibuat-buat kepada Leon, yang hanya ditanggapi dengan anggukan mantap.
"Mungkin setelah ini, aku harus memasukkan kalian berdua ke sekolah tata krama," ujar Leon santai, yang langsung dihadiahi tatapan protes kompak dari Azura dan Steve.
"Anda sudah siap, Pangeran?" tanya pustakawan memotong gurauan mereka.
Leon mengangguk mantap. Sekali lagi, ia membuang napas panjang untuk menenangkan gemuruh di dadanya.
Sementara itu, aula utama istana sudah dipadati oleh para pejabat tinggi, panglima perang, serta beberapa raja dan ratu dari kerajaan tetangga yang menjalin hubungan erat dengan Kerajaan Lunaven…
Azura And The Lost King
pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments