Suasana di ruang makan pribadi itu kembali hening setelah Leon membela perpindahan kursi Azura. Aroma sup rempah yang mengepul di meja seolah tidak mampu mencairkan ketegangan di antara Steve dan Leon. Steve masih menatap kembarannya dengan rahang mengeras, sementara tangannya di bawah meja mengepal erat, menahan rasa dongkol yang aneh.
Pustakawan Agung menghela napas panjang. Dia meletakkan cangkir teh porselennya dengan ketukan pelan yang bergema di ruangan yang sunyi itu. Sepasang matanya yang legam dan sedalam lautan menatap lurus ke arah Azura yang masih bersungut-sungut di sebelah Leon.
"Nona Azura," panggil Tuan Pustakawan dengan suara baritonnya yang tenang namun berwibawa. "Anda tidak perlu mengkhawatirkan kondisi orang tua Anda di dunia seberang saat ini."
Azura tersentak. Dia mendongak, menatap pria tua itu dengan dahi berkerut. Jiwa reognya mendadak surut, digantikan oleh rasa cemas yang kembali membubung. "Maksud Tuan apa? Bagaimana saya tidak khawatir?" sahut Azura. Menggunakan kata 'saya' yang formal, suaranya bergetar hebat menahan luapan emosi. "Saya hilang misterius di hutan Bali! Mami sama Papi pasti lagi menangis mencari saya! Belum lagi adik saya, Excel..." Matanya mulai berkaca-kaca mengingat keluarganya di bumi.
Di sebelahnya, Leon secara refleks mengulurkan tangan, mengusap punggung tangan Azura dengan lembut untuk menenangkannya. Pemandangan itu tak luput dari pandangan Steve yang langsung mendecih sinis di seberang meja.
"Mereka memang sempat mencari Anda dengan kepanikan luar biasa semalam," lanjut Tuan Pustakawan, kalimatnya membuat jantung Azura seolah berhenti berdetak. "Namun, beberapa saat yang lalu, di garis waktu dunia Anda... pihak kepolisian telah menemukan diri Anda di sebuah gubuk bambu tua."
"Hah?!" Azura membelalak sempurna. Bukan hanya Azura, Steve pun ikut menegakkan tubuh tegapnya dengan dahi mengernyit heran.
"Kok bisa?! Orang dia di sini! Fisik dia, piyama robek-robek dia, semuanya ikut kesedot ke dunia sialan ini! Terus…
Azura And The Lost King
misteri boneka Sukma
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments