Daphne memasuki kamarnya dengan langkah cepat, lalu membanting pintu kayu ek itu dengan keras hingga menimbulkan dentuman nyaring.
Gadis itu melangkah menuju meja rias dan duduk di kursinya, menatap nanar pantulan dirinya di cermin. Wajahnya tampak sedikit kotor terkena debu arena, sementara rambut panjang berwarna merah tembaganya kelihatan agak berantakan.
Daphne mengembuskan napas kasar untuk meredakan gejolak emosinya. Ia membuka laci meja rias, lalu mengambil secarik kertas yang sebelumnya sempat Arselia berikan kepadanya.
Daphne menatap lekat-lekat deretan tulisan aneh yang tertera di atas kertas tersebut.
"Aku harus memperlihatkan tulisan ini pada pustakawan kerajaan," gumamnya pelan, sebelum akhirnya menyimpan kembali kertas misterius itu ke dalam laci.
Daphne bangkit dan berjalan ke arah pintu luar. Ia membuka pintu kamarnya sedikit, lalu melirik ke arah salah satu prajurit berbaju zirah yang sedang berdiri berjaga di depan kamarnya.
"Panggil Sweta kemari," perintah Daphne tegas, yang langsung ditutup dengan bantingan pintu sekali lagi.
Di keheningan malam yang gulita, Daphne berjalan seorang diri menyusuri koridor istana yang sunyi. Kali ini ia sengaja tidak ditemani oleh Sweta, pelayan pribadinya.
Hanya cahaya temaram dari obor-obor yang menempel di dinding batu yang menerangi langkah kakinya. Di sepanjang lorong, beberapa prajurit patroli yang masih hilir mudik menjaga malam langsung menundukkan kepala mereka dengan takzim setiap kali berpapasan dengan sang putri.
Malam ini, Daphne mengenakan gaun tidur merah muda berbahan tipis yang dipadukan dengan mantel wol tebal berwarna krem. Rambut merah tembaganya yang indah kini telah dikepang dengan rapi, menyisakan beberapa helai anak rambut yang menjuntai halus di sisi wajahnya.
Iris mata hijaunya yang dibingkai oleh bulu mata lentik mendadak menyipit waspada saat ia menatap ke arah pertigaan lorong di depannya.
Seseorang yang mengenakan pakaian serba hitam tampak sedang berbincang serius dengan orang l…
Azura And The Lost King
jebakan di menara sunyi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments