Setelah menyaksikan pemandangan yang membuat hatinya terasa sesak di meja makan tadi, Leon memilih melangkah pergi. Dia kembali berjalan menyusuri koridor panjang menuju ruangan pustakawan. Di tengah jalan, langkah tegap sang pangeran terhenti saat dirinya berpapasan dengan seorang gadis bangsawan yang hendak kembali untuk pulang.
"Saya pamit pulang, Yang Mulia," pamit Amber dengan sangat sopan sembari membungkuk takzim, memberikan penghormatan tertinggi.
Leon mengangguk singkat, menatap lekat-lekat gadis di hadapannya. "Jaga rahasia ini, Tuan Putri. Saya percaya Anda tidak akan membocorkan hal ini kepada siapa pun di istana," ucap Leon dengan nada rendah yang penuh penekanan rahasia.
Amber tersenyum tipis sambil menundukkan kepala. Detik itu juga, kedua pipinya terasa memanas hingga ke ujung telinga akibat kedekatan mereka. Gadis itu mengangguk kuat. "Baik, Yang Mulia," lirihnya sebelum akhirnya berlalu dari hadapan Leon dengan langkah kaki yang teratur penuh hormat.
"Tuan Putri, bukankah Anda awalnya ingin menemui Permaisuri? Kenapa kita justru harus pulang sekarang?" tanya salah satu dayang yang setia berjalan di belakangnya begitu posisi mereka sudah cukup jauh dari Leon.
Amber menyunggingkan senyum tipis, matanya berbinar riang. "Tujuanku menemui Permaisuri tentu saja untuk menanyakan kabar tentang Yang Mulia Leon. Tapi, aku baru saja sudah bertemu langsung dengannya di sini. Jadi, untuk apa lagi aku menemui Permaisuri?" jelas Amber sembari terus berjalan dengan langkah anggun yang memikat.
Para dayang itu mengangguk mengerti, lalu kembali setia mengikuti langkah kaki Amber dari belakang.
Sementara itu, di sudut lain kediaman rahasia pustakawan. Terdapat sebuah gazebo batu yang indah, dikelilingi oleh barisan pohon apel dan hamparan bunga-bunga yang sedang bermekaran dengan cantiknya.
Azura terlihat berlari kesana-kemari di antara kelopak bunga. Dia membungkuk, menciumi satu persatu bunga yang diambilnya. Bibirnya melengkung indah menciptakan senyuman lebar,…
Azura And The Lost King
di balik bayang-bayang Istana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments