Tiffany tetap menatap lurus ke depan dengan sisa kejengkelan. Namun, tiba-tiba matanya menangkap sosok yang familier di pinggir jalan. Alisnya berkerut tipid.
"Leon...?" lirihnya ragu.
"Iya, Sayang? Kamu mau apa? Kamu barusan bilang sesuatu?" tanya Gabriel selembut mungkin, mencoba merayu kembali pacarnya.
"Turunin aku di sini!" ucap Tiffany ketus.
Mata Gabriel membelalak panik.
"Apa sih? Fany, aku tahu aku salah. Tapi masa kamu mau turun di pinggir jalan begini? Jangan begitu dong!"
"Aku bilang turunin aku di sini. Cepat!"
"Fany, ini masih jauh dari rumah kamu—FANY!" Gabriel melotot histeris saat melihat Tiffany sudah nekat melepas sabuk pengamannya.
"Berhenti sekarang, atau aku lompat!" ancam Tiffany dengan raut wajah yang sama sekali tidak main-main.
Gabriel menggeram frustrasi. Terpaksa, ia langsung menginjak rem dan menepikan mobilnya.
"Fany... kamu jangan nekat begini dong."
Tiffany berdecak sebal karena kunci pintu mobil belum juga dibuka. Ia menatap Gabriel dengan pandangan mengancam.
"Buka nggak?!"
"Kamu sebenarnya mau ke mana sih?!"
"Gue bilang buka, Ariel!" sentak Tiffany habis kesabaran.
Gabriel akhirnya mengalah. Dengan pasrah ia membuka kunci mobil, lalu buru-buru keluar mengekor di belakang Tiffany.
"Sayang, kamu mau ke mana?!"
Tiffany berjalan cepat mengabaikan seruan pacarnya. Tujuannya hanya satu menghampiri seorang pemuda yang sedang berjalan dengan langkah sangat lesu di trotoar.
"LEON!"
Leon yang sedang berjalan gontai sembari menenteng kantong belanjaan tersentak pelan. Kepalanya menoleh ke belakang, mencari sumber suara yang baru saja menyerukan namanya.
Di sana, ia melihat salah satu teman Azura sedang melangkah lebar ke arahnya. Alis Leon terangkat sebelah. Sorot matanya tampak begitu sayu dan kelelahan.Tiffany seketika membekap mulutnya sendiri dengan mata melebar. Ia syok begitu melihat wajah Leon yang dipenuhi luka lebam.
"Leon! Lo ngapain di sini sendirian? Azura mana? Terus... itu muka Lo kenapa bisa bonyok begitu?!" Tiffany celinguk…
Azura And The Lost King
ketemu.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments