Mereka berdua jatuh tersungkur ke atas tanah berbatu dengan suara dentuman yang lumayan keras, dengan posisi Azura yang mendarat tepat berada di atas punggung Steve, menindih tubuh pemuda itu yang kini mengaduh kesakitan di bawah mulut goa terpencil.
"ARRGGHH! SIALAN! PUNGGUNG GUE MAU PATAH, BEGO!" teriak Steve meringis kesakitan. Suaranya terdengar tertahan karena wajahnya sempat mencium tanah berbatu.
Sementara itu, Azura masih memejamkan matanya rapat-rapat. Ekspresi wajahnya tampak kaget sekaligus syok luar biasa. Detak jantungnya berpacu cepat akibat benturan mendadak tadi. Merasa ada sesuatu yang empuk bergerak-gerak di bawah tubuhnya, Azura perlahan membuka mata dan menyadari posisi mereka yang terlampau intim.
"Eh? Hehe... sorry, rem gua blong," cengir Azura tanpa dosa, langsung buru-buru bangkit berdiri dan menepuk-nepuk debu di piyamanya.
Steve merangkak bangun dengan susah payah sembari memegangi pinggangnya yang terasa encok. Wajahnya langsung memerah padam menahan amarah yang sudah siap meledak. "Gila ya lo! Lo sengaja mau bunuh gue, hah?! Badan lo itu berat tahu gak!" omel Steve ketus.
"Heh, cowok mesum! Lagian lo ngapain mendadak berhenti di tengah jalan, hah?! Sengaja mau bikin gue celaka?!" balas Azura tidak mau kalah. Ia berkacak pinggang dengan napas yang masih terengah-engah.
"Ya gue berhenti karena di depan ada—"
Kata-kata Steve mendadak terhenti saat Azura tiba-tiba melangkah maju. Sepasang mata bulat gadis itu membelalak sempurna saat melihat cairan kental berwarna merah segar mulai mengalir dari pelipis dan dahi Steve.
"L-lo... dahi lo berdarah!" pekik Azura, nadanya mendadak panik dengan jari telunjuk yang gemetar menunjuk wajah Steve.
"Hah? Masa sih?" Steve dengan santai mengangkat tangannya, menyentuh dahinya yang terasa sedikit perih. Namun, begitu ia melihat telapak tangannya sendiri yang kini berlumuran darah segar, kedua matanya langsung melotot horor.
"ANJINGGGG!!! DARAAAHHH!!! GUE BERDARAH, RA! GUE MAU MATI!!! GUE GAK MAU MATI MUDA!!…
Azura And The Lost King
kejaran dan kebenaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments