"Yang Mulia?"
Suara itu lirih, namun sanggup menghentikan detak waktu di halaman rumah pustakawan. Di ambang pagar, seorang gadis muda berdiri mematung. Gaun hijau mudanya yang berhias untaian mutiara kecil di sepanjang keliman tampak berkilau diterpa cahaya matahari. Kulitnya putih bersinar, kontras dengan rambut hitam legam yang dikepang rapi membingkai wajahnya. Hidungnya mancung, dan bibir merah kecilnya sedikit terbuka karena terkejut.
Sepasang bola mata sewarna lavender miliknya melebar samar, menatap Leon dengan pandangan tak percaya. Begitu hebatnya guncangan yang ia rasa, hingga setangkai mawar merah muda yang baru saja dipetiknya terlepas dari jemarinya. Kelopak bunga itu jatuh ke atas lantai batu. Dua dayang di belakangnya bergerak cepat, memungut mawar itu tanpa berani bersuara.
Para pengawal yang berjaga di kedua sisi pintu pagar langsung membungkuk hormat, membuka jalan dengan kepala tertunduk dalam.
Dia adalah Amber. Gadis bangsawan tinggi dari Kerajaan Seraphina.
Setiap langkah yang diambil Amber terasa begitu berat, seolah kakinya terikat rantai tak kasat mata. Matanya mulai berkaca-kaca, memancarkan kabut kesedihan saat menatap lurus pada Leon yang kini membatu.
Tepat di depan Leon, Amber berhenti. Ia menunduk pelan sembari mengangkat sedikit ujung gaunnya, melakukan penghormatan formal yang elegan namun sarat emosi.
Melihat kedatangan gadis asing itu, Azura refleks bergeser mundur mendekati Steve. Alisnya bertaut rapat, menatap interaksi di depannya dengan rasa tidak nyaman yang tiba-tiba menyergap.
Saat Amber kembali mendongak untuk menatap Leon, bulir bening pertamanya meluncur bebas melewati pipi. Bibirnya bergetar hebat, menahan gelombang tangis yang siap meledak kapan saja.
"Yang Mulia... Anda? Bagaimana bisa—" Kata-katanya terputus. Tenggorokannya tercekat, seolah ada batu besar yang menyumbat dadanya hingga ia kesulitan bernapas.
Amber menggigit bibir dalamnya kuat-kuat, mencoba menahan isak tangis, lalu menggeleng pelan. Pertahanannya runt…
Azura And The Lost King
pertemuan yang mengoyak hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments