Sementara itu, di belahan tempat lain, Azura dan Rafael baru saja keluar dari gedung bioskop. Mereka berjalan beriringan sambil tertawa lebar, asyik mendiskusikan alur film yang baru saja mereka tonton.
"Kapan-kapan, kita jalan bareng lagi, ya?" ajak Rafael.
Azura mengangguk seraya menyembunyikan senyum malunya.
"Boleh. Tapi jangan sampai Excel tahu. Kalau dia tahu, pasti bakal ikut dan merusak suasana."
Rafael terkekeh pelan. Mereka terus berjalan santai menuju area parkiran. Begitu sampai di depan mobilnya, Rafael berbalik dan memberikan senyuman manis yang sukses membuat hati Azura serasa terbang ke langit.
'pliss... jangan senyum kayak gitu! Jantung gue bisa copot!' jerit Azura dalam hati.
"Kamu beneran nggak mau aku anter aja? Ini udah larut malam loh," tawar Rafael perhatian. Azura menggeleng pelan.
"Nggak usah. Kan aku bawa motor."
"Ya udah, kalau gitu aku buntuti kamu dari belakang, ya? Nggak aman kalau anak gadis pulang sendirian malem-malem," kata Rafael diiringi tawa kecil. Azura baru saja hendak membuka mulut untuk menolak, tetapi Rafael langsung memotong cepat, "Nggak ada penolakan."
Azura akhirnya mengalah dan mengangguk pasrah dengan wajah merona. Ia menyalakan mesin motornya dan mulai berkendara pelan, dikawal oleh mobil Rafael dari belakang.
Sesampainya di depan gerbang rumah, Azura melambaikan tangannya ceria ke arah Rafael. Pria itu membalas dengan klakson pendek sebelum akhirnya melajukan mobilnya membelah malam.
Setelah gerbang dibuka oleh Bang Jusep, Azura segera memasukkan motornya ke dalam garasi. Ia melangkah masuk ke dalam rumah dan menutup pintu depan perlahan agar tidak menimbulkan suara bising. Namun, langkahnya terhenti saat melihat Jody ternyata belum tidur. Pria itu masih duduk di sofa dengan laptop yang menyala di pangkuannya. Di atas meja kopi, tampak koin emas milik Leon berkilau di bawah lampu.
"Papi belum tidur?" tanya Azura hangat. Gadis itu ikut duduk di sebelah Jody dengan suasana hati yang masih berbunga-bunga.
Jody mengg…
Azura And The Lost King
Leon hilang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments