Seorang pria tua berambut putih keperakan tampak sedang duduk membungkuk menghadap meja kerjanya. Di sekeliling ruangan sunyi itu, hanya ada pendaran cahaya dari lilin-lilin kecil yang menerangi setiap sudut temaram.
Ratusan buku tua berdebu yang tersusun di dalam rak-rak kayu raksasa berjejer dengan rapi, memenuhi hampir seluruh dinding ruangan. Sebuah kacamata usang dengan bingkai hitam tebal terpasang sedikit merosot di batang hidungnya, tepat di bawah kelopak matanya yang mulai berkerut.
Alis pria tua itu terangkat tinggi. Jemari keriputnya memegang sebuah pena bulu yang tengah ia gunakan untuk menggoreskan tinta di atas lembaran perkamen. Bibirnya sesekali bergumam samar, seiring dengan tangannya yang terus menuliskan sesuatu di sana.
Ceklek...
Pintu kayu tua itu berderit nyaring saat seseorang mendorongnya terbuka dari luar.
Pria tua itu sedikit mendongak menatap ke arah ambang pintu. Sepasang matanya membelalak samar sebelum ia bergegas memperbaiki letak kacamatanya yang melongsor.
Daphne kini sudah berdiri tegak di seberang meja kerja pria tua itu. Setelah melalui perdebatan panjang yang melelahkan dengan Zerana—yang sejak tadi bersikeras ingin ikut dengan dalih melindunginya—akhirnya Daphne berhasil melepaskan diri. Ia terpaksa melontarkan rentetan kata-kata tajam nan menusuk agar pria menyebalkan itu berhenti membuntutinya.
Pria tua itu menyunggingkan senyum tipis. Ia beranjak dari kursi kebesarannya, berjalan melewati Daphne, lalu mengambil tempat duduk di sebuah kursi kayu yang mengitari meja bundar kecil di sudut ruangan. Daphne segera mengekor di belakang pria tua itu dan mengambil posisi duduk tepat di seberangnya.
Pria tua itu membalikkan sebuah cangkir perak, lalu menuangkan air teh hangat yang asapnya masih mengepul tipis ke udara.
"Apa yang membuat Tuan Putri sudi menginjakkan kaki di tempat sunyi ini pada malam selarut sekarang?" tanyanya dengan nada suara yang pelan dan berwibawa.
Daphne mengembuskan napas pendek untuk menenangkan diri. Ia mero…
Azura And The Lost King
rahasia di balik kanvas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments