Nico duduk di kursinya, rahangnya mengeras saat dia menatap laporan yang baru saja tiba di mejanya. Bisnisnya semakin kacau. Pengiriman barang dari pelabuhan ditunda tanpa alasan yang jelas, beberapa mitra bisnisnya tiba-tiba menghindarinya, dan sekarang salah satu pengacaranya—orang kepercayaannya—menghilang begitu saja. Ini bukan kebetulan.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" suara Nico terdengar dingin, membuat anak buahnya yang berdiri di hadapannya menelan ludah.
"Bos, kami sudah menyelidiki. Zhang Wei tidak ada hubungannya dengan ini. Kami melacak keuangan dan pergerakannya, tapi tidak ada tanda-tanda bahwa dia yang mengganggu bisnis kita," jawab pria itu dengan suara tegang.
Mata Nico menyipit. "Kalau bukan dia, lalu siapa?"
Tidak ada yang berani menjawab. Namun, di benak Nico, mulai muncul kecurigaan baru. Seseorang sedang menarik tali di balik layar. Seseorang yang lebih pintar, lebih licik, dan lebih berbahaya daripada Zhang Wei.
Sementara itu, di sisi lain kota, Frey duduk di ruangannya, menatap layar yang menunjukkan laporan terbaru dari timnya. Nico masih mencari siapa dalang di balik semua ini, dan itu berarti dia masih bermain di dalam jebakan yang sudah dirancang.
"Bagaimana perkembangan kita?" tanyanya kepada salah satu asistennya yang baru saja masuk.
"Semuanya berjalan sesuai rencana. Beberapa anak buah Nico mulai meragukan kepemimpinannya. Ada bisikan di dalam organisasinya bahwa dia tidak lagi tak terkalahkan. Dan satu lagi—pengacara yang keluar dari perusahaannya? Kami sudah mengamankannya. Dia siap memberikan informasi lebih lanjut."
Frey mengangguk pelan. Semua ini adalah permainan kesabaran. Dia tidak akan langsung menjatuhkan Nico, tapi akan membuatnya perlahan-lahan kehilangan pijakan, kehilangan kepercayaan dari orang-orangnya sendiri, dan akhirnya, kehilangan segalanya.
Di sisi lain, Jia menatap langit dari jendela kamar yang selama ini menjadi penjaranya. Dia merasakan sesuatu yang berbeda. Nico semakin sering meninggalkan rumah dengan ekspr…
Still Holding On
Ep. 67
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments