Jia masih menatap mereka satu per satu, belum sepenuhnya memahami reaksi yang ia terima. Ia menggigit bibirnya, merasa aneh dengan pujian yang begitu berlebihan.
"Aku... aku hanya bernyanyi seperti biasa," ucapnya pelan.
Aaron menggeleng, seolah tidak bisa menerima jawaban itu. "Tidak, Nona Jia. Ini bukan sekadar ‘seperti biasa.’ Suara Anda punya warna yang jarang dimiliki orang lain. Ada sesuatu yang membuat siapa pun yang mendengarnya tidak bisa berpaling."
Dary menambahkan dengan nada lebih lembut, "Aku sudah lama berkecimpung di dunia musik, dan aku bisa bilang dengan yakin... suara Anda bisa mengguncang industri ini."
Jia merasa telapak tangannya sedikit berkeringat. Dia tidak terbiasa menerima pujian seperti ini, apalagi dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam musik.
Frey memperhatikannya dengan seksama. Ia tahu bahwa Jia tidak pernah percaya pada potensinya sendiri. Ini bukan pertama kalinya Jia meragukan kemampuannya, dan Frey sudah menduga reaksi seperti ini akan muncul.
"Aku tidak tahu..." Jia akhirnya menghela napas. "Aku hanya merasa... ini bukan dunia yang cocok untukku."
Aaron hendak membantah, tetapi Frey mengangkat tangannya, menghentikannya.
"Jia," Frey berbicara dengan suara lembut namun tegas, "apakah kamu menikmati bernyanyi tadi?"
Jia terdiam sejenak. Ia mengingat kembali momen ketika ia mulai menyanyikan bait pertama. Saat itu, kegugupan sempat menghantuinya, tetapi begitu ia tenggelam dalam musik, semua itu menghilang. Yang tersisa hanyalah perasaan damai, seolah hanya ada dia dan melodi yang mengalun.
"...Ya," jawabnya jujur. "Aku menikmatinya."
Frey tersenyum kecil. "Itu yang terpenting."
Jia menatapnya, sedikit bingung. "Tapi aku tidak yakin apakah aku bisa terus melakukannya."
Aaron mendesah, lalu bersandar ke kursinya. "Nona Jia, aku tidak tahu apa yang membuat Anda begitu ragu. Tapi satu hal yang pasti, suara seperti Anda tidak bisa disia-siakan begitu saja."
Dary mengangguk setuju. "Setidaknya, pertimbangkan lagi. Dunia musik me…
Still Holding On
Ep. 94
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments