Wajah Frey seketika membeku, aura dingin seketika menusuk semua orang yang ada di ruangan itu. Raut wajah Frey tidak memancarkan tanda-tanda bersahabat. Li Mei dan David saling menatap satu sama lain, tanpa perlu sepatah kata pun dari Frey.. mereka berdua tahu, Frey akan menolak ide mereka.
"Frey.. begini.." Li Mei mencoba membuka pembicaraan sekaligus mencoba mencairkan aura dingin yang begitu mencekam.
Tatapan dingin dan tajam langsung menusuk Li Mei, lalu dia menatap uncle dan aunty Phan sambil mencoba menarik kedua sudut bibirnya ke atas sebisa mungkin.
"Uncle.. aunty.. sepertinya ada kesalahpahaman di sini.." sahut Frey datar.
"Frey--" Li Mei memegang tangan Frey namun bergegas ditepis anak semata wayangnya.
"Aku tidak tahu akan perjodohan ini dan aku tidak akan pernah menerima perjodohan ini, apa pun alasannya.." lanjut Frey.
Wajah Wendy seketika memerah sambil tertunduk, penolakan kontan dari Frey sangat melukainya.
"Jadi.. aku sekaligus mewakili kedua orang tuaku meminta maaf kepada Anda berdua.." ujar Frey sambil bangkit berdiri dari kursinya dan melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu.
Langkahnya berat, tapi tegas. Udara dingin malam menyambutnya begitu ia keluar dari rumah keluarga Phan. Tangannya mengepal kuat, menahan gejolak di dalam dadanya. Mata Wendy mengikutinya dengan tatapan terluka, namun Frey tidak menoleh sedikit pun. Baginya, ini adalah keputusan yang tidak bisa dinegosiasikan.
Dari dalam, suara lirih Li Mei terdengar, memanggilnya, namun Frey terus berjalan. Sepatu kulitnya menghantam marmer dengan irama yang tetap, menggema di koridor panjang. Udara yang menusuk wajahnya terasa lebih ringan dibandingkan beban di hatinya. Ia tahu, dengan keputusannya ini, ia baru saja menambah satu daftar panjang musuh yang akan menghalanginya di masa depan. Tapi Frey tidak peduli.
Wajah David seketika merah padam, dia bergegas menyusul Frey.
"Frey!" seru David.
Frey berhenti dan berbalik dengan wajah yang datar, "jangan paksa aku, Pa.. kamu tahu watakk…
Still Holding On
Ep. 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments