Ruangan studio rekaman terasa hening, hanya ada suara mesin yang berderak halus dan sesekali bunyi kertas naskah yang disentuh. Jia berdiri di dalam bilik rekaman, mengenakan headphone besar yang terasa sedikit berat di kepalanya. Mikrofon di depannya berdiri kokoh, menunggu suaranya.
Tangannya mencengkeram lembaran lirik di genggaman, telapak tangannya sedikit berkeringat. Ini bukan lagi latihan. Ini rekaman resmi untuk original soundtrack sebuah drama besar.
Di luar bilik rekaman, Dary duduk bersisian dengan seorang sound engineer, memperhatikan setiap pengaturan yang tertera di layar komputer. Produser drama juga ada di sana, bersama dengan beberapa staf lain yang menunggu dengan ekspresi penuh ekspektasi.
Dan tentu saja, Frey.
Jia melirik sekilas ke arah kaca pemisah yang memperlihatkan Frey berdiri dengan santai, tangan dimasukkan ke dalam saku celananya. Tatapannya tetap tertuju padanya, penuh ketenangan.
Namun, Jia merasa dadanya semakin sesak.
"Baik, Nona Jia, kita akan mulai dengan pemanasan dulu," suara sound engineer terdengar melalui headphone. "Santai saja, nyanyikan beberapa nada untuk menyesuaikan suara dengan mikrofon."
Jia mengangguk kecil, tetapi saat ia membuka mulut untuk menyanyikan nada pertama, suaranya sedikit bergetar. Ia bisa merasakan napasnya terlalu dangkal, detak jantungnya terlalu cepat.
Frey segera menyadari itu.
Tanpa ragu, ia melangkah lebih dekat ke kaca, lalu memberi isyarat kepada sound engineer untuk menghentikan sejenak. Setelah itu, ia menekan tombol interkom.
"Jia," suaranya terdengar lembut melalui headphone Jia. "Ambil napas dalam."
Jia menutup matanya, mengikuti instruksi itu.
"Sekarang, ingat kenapa kau bernyanyi," lanjut Frey. "Jangan pikirkan semua orang yang menontonmu. Jangan pikirkan rekaman ini. Bernyanyilah untuk dirimu sendiri."
Jia membuka matanya perlahan. Tatapannya bertemu dengan Frey melalui kaca pemisah. Mata pria itu penuh keyakinan, seolah sedang mengingatkannya bahwa dia tidak sendiri.
"Aku di sini," tamb…
Still Holding On
Ep. 95
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments