Suasana di ruangan itu terasa semakin mencekam. Pecahan kaca berhamburan di lantai, tetapi tidak ada yang bergerak untuk membersihkannya. Tatapan Nico masih menyalak tajam ke arah Wan, sementara Wan tetap berdiri tegak, ekspresinya tidak berubah.
“Jadi itu jawabanmu?” suara Nico lebih rendah sekarang, tetapi tetap beracun. “Kau lebih peduli pada bisnis ini daripada aku?”
Wan menghela napas. “Bukan itu maksudku, Tuan. Aku hanya memastikan semuanya tetap berjalan. Jika kita kehilangan kendali sekarang, maka tidak akan ada lagi tempat bagi kita untuk berdiri.”
“Apa kau pikir aku tidak tahu itu?!” suara Nico meninggi lagi. Dia melangkah mendekat, hampir menabrak Wan dengan bahunya. “Aku tidak butuh kau untuk mengatur urusanku, Wan! Yang aku butuhkan adalah hasil! Di mana ibu Jia?! Di mana dia sekarang?! Jawab aku!”
Wan tidak langsung menjawab. Dia tahu jika dia mengatakan yang sebenarnya sekarang, Nico akan bertindak tanpa berpikir. Itu hal terakhir yang dia inginkan.
“Tuan,” Wan akhirnya berkata dengan tenang, “aku sedang menangani masalah ini. Aku hanya butuh waktu sedikit lagi.”
Nico menyipitkan mata. “Waktu?” Dia tertawa pendek, tetapi tanpa sedikit pun humor. “Kau pikir aku punya waktu untuk menunggu?! Jia sudah terlalu lama berada di tangan Frey, dan sekarang ibunya juga disembunyikan entah di mana! Dan kau… kau hanya bicara soal bisnis?!”
Wan tetap diam.
Nico menatapnya lama, seakan mencoba membaca pikirannya. Kemudian, sebuah senyum sinis terbit di wajahnya.
“Kau sudah tahu, bukan?” suara Nico merendah. “Kau tahu di mana dia berada.”
Ketegangan di antara mereka semakin terasa.
Wan tahu ini adalah titik kritis. Jika dia mengakui sekarang, Nico pasti akan bertindak gegabah. Tapi jika dia berbohong… itu juga berisiko.
Maka, Wan melakukan satu-satunya hal yang bisa dia lakukan. Dia memilih kata-katanya dengan hati-hati.
“Kami menemukan beberapa petunjuk, tapi aku belum bisa memastikan,” katanya datar. “Itulah sebabnya aku tidak melapor padamu dulu, Tuan. Aku tidak i…
Still Holding On
Ep. 88
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments