Ruangan itu gelap, hanya diterangi oleh satu lampu gantung redup di langit-langit. Aroma darah tipis tercium di udara, bercampur dengan bau keringat dan debu yang mengendap.
Lie tersungkur di lantai, napasnya tersengal, wajahnya babak belur akibat amukan Wan. Darah mengalir dari sudut bibirnya, menetes ke lantai dingin.
Di depannya, Wan berdiri dengan napas memburu, tinjunya masih mengepal. Matanya merah, penuh kemarahan yang tertahan.
“Kenapa kau membawa wanita itu ke sini?!” bentaknya, suaranya menggema di ruangan.
Lie terbatuk pelan, berusaha menegakkan tubuhnya meski seluruh persendiannya terasa remuk. Dia menatap lantai, tak berani menatap langsung ke mata Wan.
“S-semua perintah Bos…” suaranya terdengar parau, nyaris tak terdengar.
Wan menggeram. Tiba-tiba, dia menendang kursi di dekatnya hingga terbalik, menciptakan suara nyaring yang membuat beberapa anak buah di ruangan itu tersentak.
“Apa kau benar-benar tidak berpikir, hah?!” Suaranya meledak penuh kemarahan. “Aku tahu di mana wanita itu berada, tapi aku tidak pernah memberitahu Nico! Kenapa? Karena aku tahu dia akan semakin tidak bisa dikendalikan jika dia sampai mendapatkannya!”
Lie mengepalkan tangan, tapi tetap menunduk. Dia tidak bisa menyangkal kata-kata Wan.
“Aku sudah cukup menahan semua ini,” lanjut Wan, suaranya kini lebih pelan, tapi nadanya penuh rasa frustrasi yang dalam. “Bisnisnya sudah berantakan, tapi dia malah sibuk mengejar wanita itu. Dan kau… malah menyerahkan ibu dari wanita itu ke tangannya seolah-olah itu hal sepele?! Apa kau benar-benar tolol atau kau hanya ingin membuat kami semua mati bersamanya?!”
Lie merasakan keringat dingin mengalir di pelipisnya. Dia tahu, tidak ada lagi yang bisa dia lakukan untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
Wan mengembuskan napas kasar. Dia menatap seluruh anak buah Nico yang masih berada di ruangan itu, mata mereka penuh ketegangan.
“Aku sudah lelah.” Suaranya terdengar dingin dan tegas. “Aku akan pergi. Jika kalian ingin tetap di sini, silakan. Tapi a…
Still Holding On
Ep. 101
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments