Di kamar Jia yang gelap dan sepi, Fang Er masih terdiam di tempat tidur, jantungnya berdegup tak karuan. Sosok di atasnya, Nico, menatapnya dengan mata yang kabur oleh alkohol, namun dalam tatapan itu ada sesuatu yang lebih dalam—rindu, putus asa, dan hasrat yang membara.
"Jia..." bisik Nico, suaranya parau, seakan dunia di sekelilingnya telah lenyap dan hanya ada satu sosok di hadapannya.
"Aku bukan—" bibir Fang Er belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Nico sudah membungkamnya dengan ciuman. Bibirnya yang panas dan kuat melumat bibir Fang Er tanpa ampun, namun dengan intensitas yang berbeda dari sebelumnya. Kali ini, tidak ada kekerasan. Hanya keinginan yang menggebu-gebu.
Fang Er menegang, tangannya berusaha mendorong dada Nico yang kokoh, namun semakin lama tubuhnya melemas. Kelembutan ciuman itu, kehangatan yang menyelimuti, dan cara Nico menyebut nama ‘Jia’ berkali-kali membuatnya kehilangan kontrol. Ia membiarkan dirinya tenggelam dalam ciuman yang berulang kali menghujani bibirnya, membuatnya terbuai.
"Jia..." bisik Nico lagi di antara lumatan bibir mereka. Nafasnya memburu saat bibirnya turun ke leher Fang Er, meninggalkan jejak basah yang membakar setiap inci kulitnya. Tubuh Fang Er gemetar, entah karena takut, atau karena dirinya sendiri mulai menginginkannya.
Sebuah dorongan halus dari Nico membuat tubuh Fang Er tertelungkup di atas ranjang, mantel sutranya melorot perlahan dari bahunya, memperlihatkan kulit putih yang berkilau dalam redupnya lampu kamar. Jemari Nico menelusuri kulit Fang Er dengan sentuhan yang lambat, menyiksa, seolah sedang menjelajahi setiap lekuk tubuhnya dengan kesabaran yang menyakitkan.
“Nico...” Fang Er berbisik, matanya berkabut. Ia tahu ini salah. Ia tahu bahwa dirinya bukanlah yang diinginkan Nico. Namun, ketika tubuh Nico menindihnya, ketika tangan pria itu menggenggam erat pinggangnya dan menariknya lebih dekat, Fang Er kehilangan semua akal sehatnya.
Kemeja Nico sudah terlepas, tubuhnya yang panas bersentuhan langsung deng…
Still Holding On
Ep. 36
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments
Josephine Yenish Kristanti
yg lbh vulgar dr tulisanmu dan ga mutu bnyk lho tp bisa tayang,. tetap semangat thor meskipun bnyk kendala
2021-08-18
3
Ami ardian
masih ngikutin ceritanya
2021-08-18
1