Jangan bodoh, Fang Er!"
Suara Xue Hua terdengar tajam saat tangannya mencengkeram lengan Fang Er dengan kuat. Matanya yang penuh wibawa menatap lurus ke arah wanita muda itu, mengisyaratkan bahwa ia tidak akan membiarkannya pergi begitu saja.
"Kau pikir kau bisa pergi begitu saja? Membawa cucuku?" Xue Hua melanjutkan dengan suara lebih rendah, tapi penuh tekanan. "Aku tidak akan membiarkan itu terjadi."
Fang Er terdiam, tubuhnya menegang. Ia menatap Xue Hua dengan campuran keterkejutan dan rasa frustasi. "Tante… aku tidak ingin tinggal di sini jika Nico tidak menginginkanku. Aku lelah hidup dalam bayangannya."
"Diam!" Xue Hua menekan suaranya, tapi nadanya tegas. "Jangan semakin memperkeruh suasana! Kau tidak tahu apa yang terbaik untuk dirimu sendiri, Fang Er. Kau hanya marah dan emosional sekarang. Aku tidak akan membiarkanmu mengambil keputusan bodoh yang akan kau sesali nanti."
Nico, yang masih berdiri dengan rahangnya mengatup kuat, menyaksikan interaksi antara ibunya dan Fang Er tanpa ekspresi. Amarahnya masih membara, tapi ia tidak mencoba menghentikan Xue Hua.
Fang Er mengepalkan tangannya, matanya mulai berair. "tante hanya peduli pada status keluarga ini, bukan padaku! Aku hanya bidak dalam permainan ini!"
Xue Hua menghela napas, sedikit melunak. "Fang Er, kau harus bersabar. Aku tahu Nico keras kepala, tapi cepat atau lambat, dia akan mengakui tempatmu. Kau sudah melahirkan anaknya, dan itu tidak bisa diubah."bisiknya pelan.
Fang Er menundukkan kepala, menelan emosinya. Ia tahu, tak peduli seberapa keras ia mencoba melawan, Xue Hua lebih kuat. Lebih berpengaruh. Ia tidak bisa melarikan diri begitu saja.
Sementara itu, Nico berbalik, berjalan keluar ruangan tanpa berkata apa-apa. Namun, sebelum melewati ambang pintu, ia berhenti sejenak dan berkata dengan suara rendah, "Aku tidak peduli dengan permainan ini. Aku hanya ingin Jia."
Kata-kata itu menggantung di udara, menciptakan keheningan yang lebih menyesakkan daripada teriakan.
Xue Hua mengepalkan tangan…
Still Holding On
Ep. 77
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments