Tubuh Jia yang sempat bergetar perlahan mulai tenang kembali. Namun, bukan ketenangan yang memberi kelegaan—justru membuat dada Nina semakin sesak. Seolah dunia kembali membeku, dan hanya suara isakan tangisnya yang bergema di dalam ruangan.
"Jia... jangan lakukan ini... Jia..." suara Nina pecah dalam tangisan, suaranya parau dan gemetar. Ia terus memanggil nama gadis itu, berulang kali, seakan panggilan itu bisa menarik Jia kembali dari tempat gelap yang entah sedang ia arungi.
Isakannya semakin keras, penuh ketakutan, namun juga penuh harap. Air matanya jatuh tak terbendung, membasahi tangan Jia yang tak bergerak di genggamannya.
Namun di tengah keputusasaan itu—di antara isakan dan panggilan nama yang lirih—perlahan, sesuatu terjadi. Kelopak mata Jia yang selama ini tertutup rapat, bergerak. Sangat tipis, nyaris tak terlihat. Tapi kemudian gerakannya semakin jelas. Kedua matanya perlahan bergerak naik di balik kelopak yang melemah, hingga akhirnya… sepasang bola mata itu terbuka pelan.
Nina terdiam. Napasnya tercekat di tenggorokan. Matanya membelalak saat ia menyadari bahwa gadis yang selama ini tak kunjung sadar… akhirnya menunjukkan tanda kehidupan yang nyata. Tanda bahwa Jia mendengar. Tanda bahwa ia kembali.
Air mata yang tadi jatuh karena ketakutan kini berubah menjadi tangis syukur. Nina menggenggam tangan Jia lebih erat, seolah tak ingin membiarkannya tenggelam lagi.
"Jia... kau dengar aku, kan?" bisiknya terbata, takut berharap terlalu jauh.
Mata Jia belum sepenuhnya fokus, pandangannya buram, tapi ia mengerjap perlahan. Kelopak matanya bergetar, napasnya tersendat, dan bibirnya membuka sedikit seperti ingin mengatakan sesuatu—namun tak ada suara yang keluar.
Nina mencondongkan tubuhnya lebih dekat. “Aku di sini… aku nggak ke mana-mana. Kau aman sekarang.”
Tubuh Jia yang lemah perlahan menggeliat. Ia mencoba menggerakkan tangannya, sangat pelan, nyaris seperti helai kain yang tertiup angin. Dan akhirnya... suara lirih terdengar dari tenggorokannya.
“Frey…
Still Holding On
Ep. 113
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments