Sinar matahari pagi menyusup lembut melalui tirai tipis yang dibiarkan setengah terbuka. Di dinding ruang tengah, sebuah foto pernikahan besar tergantung dengan anggun—gambar Jia dalam gaun putih bersiluet klasik, tersenyum tenang di samping Frey yang mengenakan tuksedo hitam dengan dasi kupu-kupu, tangannya menggenggam tangan Jia seolah takkan pernah melepaskannya. Sorot mata mereka berbicara lebih dari apa pun—dua jiwa yang telah memilih untuk bertahan, dalam luka, dalam jatuh, dalam semua kehilangan yang pernah mereka tanggung.
Sudah satu tahun berlalu sejak hari itu. Dan meski kehidupan mereka tak sepenuhnya mudah, cinta yang tumbuh di antara mereka justru semakin matang, semakin tenang. Setelah pernikahan mereka diadakan secara tertutup di New York, Frey memutuskan untuk tinggal bersama Jia di Amerika. Ia hanya kembali ke Hong Kong bila pekerjaan benar-benar mendesak. Meski harus bolak-balik antar negara, tak sekalipun Frey memberi ruang bagi keraguan—cintanya selalu kembali ke satu tempat: rumah mereka, tempat Jia menunggunya.
Di dapur terbuka yang menyatu dengan ruang keluarga, aroma teh melati memenuhi udara. Nina,kini tinggal bersama mereka. Wajahnya teduh, penuh kebijaksanaan seorang ibu yang tak pernah mengharap apa-apa, selain kebahagiaan orang-orang yang disayanginya.
Ia berjalan menghampiri Jia dengan cangkir porselen di tangannya. “Sayang, kau belum menyentuh apa pun dari pagi,” ucapnya lembut sambil meletakkan teh di meja kecil dekat kursi jendela.
Jia menoleh dan tersenyum kecil. “Maaf, aunty. Aku hanya... terlalu menikmati pagi ini.”
Nina duduk di tepi sofa, menatap wajah muda itu dengan mata lembut. “Kau berhak menikmatinya. Tuhan tahu, perjalananmu ke titik ini bukan hal mudah.”
Jia tertawa pelan. “Kalau bukan karena aunty yang menemaniku saat Frey harus kembali ke Hong Kong, mungkin aku sudah kesepian setengah mati.”
Nina tersenyum, lalu mengusap punggung tangan Jia. “Kau tidak pernah sendiri. Dan sekarang... kau bahkan punya suami yang tak akan…
Still Holding On
Ep. 114
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments