Nyanyian yang tertunda
Frey pulang dengan langkah penuh semangat. Ada sesuatu yang membuatnya tidak sabar, sesuatu yang sudah lama ingin ia lakukan sejak pertama kali mendengar suara Jia di bar kecil itu—sebelum semuanya menjadi rumit.
Ia ingin mendengar Jia bernyanyi lagi.
Namun, dengan semua yang terjadi, Jia bahkan mungkin tidak ingin berpikir tentang musik.
Saat Frey masuk ke ruang tamu, Jia sedang duduk di sofa dengan mata setengah terpejam, tangannya masih menggenggam cangkir teh yang hampir kosong.
Begitu melihat Frey, Jia mengangkat kepalanya. “Kenapa kau kelihatan bersemangat?”
Frey tidak langsung menjawab. Dia duduk di samping Jia, mengeluarkan ponselnya, dan menekan tombol play.
Seketika, ruangan itu dipenuhi alunan melodi lembut. Lagu itu sederhana, tapi penuh emosi.
Jia mendengarkan dengan diam.
Saat lagu berakhir, ia menatap Frey dengan ekspresi bingung.
“Ini lagu OST untuk drama yang sedang diproduksi,” kata Frey akhirnya. “Dan aku ingin kau menyanyikannya.”
Jia langsung mengernyit. “Apa?”
Frey menatapnya serius. “Aku ingin kau menyanyikan lagu ini, Jia.”
Jia tertawa kecil, meskipun nadanya terdengar lebih seperti helaan napas. “Frey, aku sudah bilang—aku bukan penyanyi profesional. Aku hanya pernah bernyanyi di bar kecil.”
“Aku tahu.”
“Dan aku juga tidak bisa bernyanyi sekarang.”
“Kau bisa.”
Jia menggeleng. “Frey, kau tahu situasiku. Aku tidak bisa melakukan hal semacam ini sekarang.”
Frey mendesah, lalu tersenyum tipis. “Kalau begitu, bagaimana kalau kau melakukannya seperti dulu?”
Jia menatapnya, keningnya berkerut.
“Dulu, kau bernyanyi memakai topeng,” lanjut Frey. “Kau menyembunyikan identitasmu, bukan? Kali ini, kau bisa melakukan hal yang sama. Tidak ada yang akan tahu kalau itu kau.”
Jia terdiam cukup lama.
Frey tahu, Jia merindukan menyanyi. Itu bukan sekadar dugaan—dia bisa melihatnya setiap kali Jia tanpa sadar bersenandung atau mengetukkan jemarinya mengikuti irama lagu yang diputar di latar belakang.
“Kau tidak perlu naik ke panggung,” bu…
Still Holding On
Ep. 89
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments