Kediaman Nico, tepatnya di kamar Jia.
Nico memeluk erat tubuh polos Fang Er, keduanya masih sama-sama tidak tertutup sehelai benang pun. Hanya selimut besar yang menyelimuti mereka, memberikan kehangatan di tengah dinginnya pagi setelah malam yang panjang. Gemuruh petir di luar seolah menambah nuansa mencekam di dalam kamar.
Di saat bersamaan, Xue Hua yang sudah terbangun dari tidurnya melirik jam dinding yang hampir menunjukkan pukul enam pagi. Suara petir membuatnya sulit tidur kembali. Mendadak dia teringat akan Fang Er. Dengan segera, dia menuju dapur dan menyiapkan segelas susu cokelat khusus untuk ibu hamil yang telah dibelinya. Xue Hua ingin memastikan Fang Er mendapat perhatian yang layak.
Perlahan, Xue Hua mengetuk pintu kamar Fang Er. Tidak ada jawaban. Keningnya berkerut, lalu dengan ragu dia mencoba memutar kenop pintu. Pintu tidak terkunci. Saat dia membuka pintu, ruangan tampak gelap. Hanya ada sedikit cahaya dari luar yang masuk, cukup untuk membuatnya bisa melihat sekeliling.
"Fang Er?" panggilnya lirih.
Hening. Xue Hua meraba mencari saklar lampu.
Klik!
Cahaya terang memenuhi ruangan, membuatnya menyipitkan mata sejenak. Dengan cepat, dia menyapu pandangan ke seluruh kamar. Tidak ada Fang Er. Segelas susu diletakkan di meja rias, lalu dia memeriksa kamar mandi. Kosong.
Jantungnya berdetak lebih cepat. Di mana Fang Er?
Dia bergegas membuka lemari pakaian. Napasnya lega saat melihat pakaian Fang Er masih ada. Setidaknya gadis itu tidak pergi meninggalkan rumah. Tapi jika bukan di sini, lalu di mana?
Di sisi lain, Jia baru saja memasuki rumah dengan langkah hati-hati. Kantong plastik di tangannya berisi bahan-bahan untuk membuat cookies yang sempat ia beli sebelum pergi ke rumah sakit. Dia mengendap-endap menuju kamarnya, berharap tidak ada yang menyadari kepulangannya.
Dengan perlahan, dia membuka pintu kamarnya.
Matanya segera tertuju pada ranjangnya—dan Nico yang terlelap puas di atasnya.
Namun, sesuatu terasa aneh.
Tubuh Nico yang polos hanya tertu…
Still Holding On
Ep. 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments