Jia hanya membalas Li Mei dengan senyuman sebelum berbalik ke meja makan. Dengan gerakan lembut, dia mengangkat nampan berisi dimsum buatannya dan menyajikannya di meja. Tidak lupa, Jia mengambil sumpit dan piring kecil, memastikan semuanya tersusun rapi sebelum kembali menatap Li Mei.
Li Mei menatap dimsumnya dengan wajah berseri-seri. Aroma harumnya menggoda selera, menghangatkan suasana di ruangan yang sebelumnya dipenuhi kesunyian.
"Terlihat sangat enak, Jia. Duduklah dan makan bersamaku," ajak Li Mei, suaranya penuh kehangatan.
Jia mengangguk pelan, lalu duduk di seberang Li Mei. Dia memperhatikan wanita itu mengambil sumpitnya dan mencoba sepotong dimsum dengan hati-hati. Begitu dimsum menyentuh lidahnya, Li Mei menghela napas puas.
"Lembut dan gurih, kau benar-benar pandai memasak," puji Li Mei dengan mata berbinar.
Jia tersenyum kecil, tapi tidak segera menjawab. Dia hanya mengambil sumpitnya dan mulai menyantap dimsumnya dalam diam. Keheningan yang menyelimuti mereka bukanlah keheningan yang canggung, melainkan sesuatu yang terasa nyaman—seperti percakapan tanpa kata yang mengandung banyak makna.
Li Mei mengamati Jia dengan tatapan lembut. "Apa kau merasa lebih baik di sini?" tanyanya, nada suaranya lembut, nyaris seperti seorang ibu yang mengkhawatirkan putrinya.
Jia meletakkan sumpitnya sejenak, menatap ke arah jendela. "Aku tidak tahu," jawabnya jujur. "Rasanya seperti… berada di tempat yang aman, tapi hatiku masih gelisah."
Li Mei meletakkan cangkir tehnya dengan tenang. "Itu wajar, Jia. Setelah semua yang terjadi… butuh waktu untuk merasa benar-benar bebas."
Jia menunduk, menggenggam sumpitnya dengan erat. "Apa menurutmu aku bisa benar-benar bebas?"
Li Mei tersenyum tipis. "Aku tidak hanya berpikir begitu. Aku yakin."
Jia mengangkat kepalanya, bertemu dengan tatapan Li Mei yang penuh keyakinan. Ada sesuatu dalam sorot mata wanita itu yang menenangkan, seolah memberi Jia sedikit harapan bahwa mungkin, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, kebebas…
Still Holding On
Ep. 82
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments