Frey mencengkeram setir mobilnya begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Nafasnya berat, dadanya naik turun dengan cepat, dan amarah membakar setiap saraf di tubuhnya. Mobil yang terparkir di depan rumah Nico terasa sempit, seakan-akan tidak mampu menahan emosi yang bergejolak di dalam dirinya.
"Sial!" bentaknya, kepalan tangannya menghantam dashboard dengan keras. Suara dentuman memenuhi ruang sempit itu, tapi tidak cukup untuk meredakan kemarahan yang mendidih dalam dirinya.
Dia sudah bermain begitu rapi, begitu hati-hati. Namun entah bagaimana, Nico berhasil mengetahui sesuatu yang seharusnya tetap tersembunyi—hubungannya dengan Jia. Ini bukan hanya sekadar pukulan bagi rencananya, tapi juga ancaman bagi Jia. Jika Nico tahu, maka segalanya bisa berubah menjadi lebih buruk dalam sekejap.
Frey menggigit bibirnya, menahan geram yang hampir meledak dari tenggorokannya. Dia tidak bisa kehilangan kontrol sekarang, tidak di tempat ini. Matanya tajam menatap ke arah rumah besar di depannya, seakan berharap bisa menerobos tembok dan menghadapi Nico saat itu juga. Tapi dia tahu, gegabah bukanlah pilihan.
Tangannya kembali menghantam setir. Jika dia tidak menemukan cara untuk mengendalikan situasi ini, maka Jia akan menjadi korban. Dan itu adalah sesuatu yang tidak akan dia biarkan terjadi.
Perlahan, Frey menarik napas dalam-dalam, mencoba meredakan emosinya. Dia memejamkan mata, membiarkan pikirannya bekerja lebih jernih. Ledakan amarah tidak akan menyelesaikan masalah—yang dibutuhkan sekarang adalah solusi.
Dia mencoba mencerna semuanya. Bagaimana Nico bisa mengetahuinya? Apakah ada pengkhianat di dalam lingkarannya? Ataukah dia telah membuat kesalahan kecil yang memberikan petunjuk? Frey tahu dia tidak bisa membiarkan emosinya mengaburkan logika.
Setelah beberapa saat, dia mulai menyusun langkah berikutnya. Jika Nico tahu, itu berarti waktunya semakin sedikit. Dia harus bergerak lebih cepat, lebih cerdik, dan memastikan bahwa tidak ada celah lagi.
Dengan satu tarik…
Still Holding On
Ep. 70
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments