Terungkap Pahlawan Jaman Dulu

“Kenapa harus di sini?” tanya Intan. Suaranya terdengar setengah malas, setengah gugup.

Bagas tak langsung menjawab. Pandangannya tertuju pada patung tinggi di depan mereka—pahlawan berpakaian seragam tua, berdiri tegak memegang keris, bukan senjata modern. Di bawah kakinya tertulis nama yang tak pernah mereka dengar dalam pelatihan Vault, atau pun di seluruh arsip digital yang Arka simpan: Joyo Mataram.

Dira mendekat. “Ini aneh,” gumamnya. “Namanya nggak pernah masuk daftar pahlawan resmi. Tapi monumennya segede gini?”

Rendi menambahkan, “Bahkan di database pemerintah, nama dia... kosong. Cuma muncul di arsip cetak tahun 50-an, itu pun setengah terbakar.”

Noval, yang sejak tadi diam, berjongkok di depan plakat batu. Jarinya menyusuri ukiran. “Ada simbol di bawah sini,” katanya pelan. “Kayak... cap. Tapi bukan cap militer. Ini kelihatan tua banget.”

Simbol itu berupa dua lingkaran saling bertumpuk, dengan matahari hitam di tengah.

Rivani langsung mundur selangkah. “Itu... sama kayak yang muncul waktu alarm markas bunyi. Di layar Arka.”

Hening sejenak.

Angin dari arah utara membawa bau tanah basah dan bunga tabur. Udara di monumen itu mendadak terasa lebih padat. Bukan panas. Tapi berat.

Dira menoleh ke Bagas. “Jadi, ini yang kamu cari?”

Bagas mengangguk. “Nggak sengaja nemu catatannya di rak paling bawah ruang data. Kertas, bukan file digital. Ditulis tangan, nggak ada nama penulisnya. Tapi nyebut tempat ini. Dan bilang, ‘mereka tidak hilang. Hanya disembunyikan.’”

Mereka melangkah ke dalam ruang bawah tanah monumen. Ternyata ada pintu rahasia di belakang patung utama, tersembunyi di balik relief. Rendi yang pertama menyadarinya, setelah menyentuh simbol matahari hitam.

“Gerak,” bisik Rendi.

Relief itu bergeser. Di baliknya, tangga turun ke bawah tanah. Gelap. Dingin.

“Siapa duluan?” tanya Noval.

“Gue,” jawab Dira tanpa ragu.

Tangga itu membawa mereka ke ruang batu berbentuk lingkaran. Di dindingnya, tergambar lima sosok yang tak asing—tapi juga sangat asing. Tidak ada nama. Hanya siluet dan lambang: kabut, kitab, tombak, tari, dan keris bayangan.

Semuanya terukir seperti lukisan perang kuno. Namun yang membuat mereka terdiam bukan cuma gambar itu.

Melainkan tulisan di tengah ruangan.

> “Kami bukan yang pertama. Kami hanya melanjutkan perlawanan yang pernah disegel oleh darah.”

Intan mengerutkan alis. “Darah siapa maksudnya?”

Bagas membaca lagi dengan suara pelan. “Yang disegel... oleh darah. Segel darah. Ini bukan metafora. Ini beneran.”

Rivani menunjuk ukiran Joyo Mataram. “Yang ini. Dia megang keris bayangan. Sama kayak yang disebut Arka waktu dia nyari data Zwarte Sol.”

Tiba-tiba, suara pintu atas menutup sendiri. BOOM. Gelap total.

Lampu dari kom tablet Dira jadi satu-satunya cahaya.

Mereka saling pandang.

“Gue rasa,” kata Rendi, “kita baru aja nemuin pahlawan yang bahkan The Closer sendiri nggak pernah tahu.”

---

Setelah berhasil keluar dari ruang bawah tanah, tim The Vault berkumpul di kafe kecil dekat alun-alun. Hanya mereka berenam. Tak ada sinyal. Seperti ada kabut digital yang membungkam semua alat komunikasi mereka sejak dari monumen tadi.

“Apa mereka itu... tim superhero zaman dulu?” tanya Intan sambil menyeruput kopi yang sudah dingin.

“Lebih dari itu,” jawab Bagas. “Mereka para penjaga. Penjaga batas antara kita... dan sesuatu yang lebih gelap.”

“Dan mereka ngelawan Zwarte Sol duluan,” sambung Dira. “Jauh sebelum The Closer, sebelum Vanguard, sebelum siapa pun.”

Noval geleng kepala. “Kok bisa nggak ada yang tahu? Maksud gue, bahkan Arka aja nggak nemu data mereka. Vanguard juga nggak pernah nyebut.”

Bagas menatap ke luar jendela. “Mungkin karena mereka memang dihapus. Nggak cuma dari sejarah... tapi dari kesadaran kolektif bangsa ini.”

Mereka terdiam.

Sampai Rivani memecah keheningan. “Kalau gitu... artinya mereka gagal, kan?”

Semua menoleh ke Rivani.

“Gue maksudnya... kalau mereka hebat, kenapa dunia tetep sempat hampir dikuasai penjajah? Kenapa ada Zwarte Sol? Kenapa kita harus nyelametin dunia sekarang?”

Dira menghela napas. “Mereka nggak gagal. Mereka menunda. Kadang, perang nggak bisa dimenangkan dalam satu generasi. Kadang, tugas kita cuma jaga agar api itu tetap hidup.”

Kopi di tangan mereka sudah tak terasa.

Di atas langit Bandung, awan membentuk pusaran pelan. Tak terlihat mata biasa. Tapi energi di udara berubah.

Seseorang... atau sesuatu... tahu bahwa segel ingatan mulai retak.

Episodes
1 Kata Pengantar
2 Prolog
3 Jakarta, Delapan Dekade Kemudian
4 Terungkap Pahlawan Jaman Dulu
5 Brifing Semua Tim
6 Kegelisahan dan Keraguan
7 Terlambat
8 Warisan Yang Tak Terpadamkan
9 Rahasia Bumi
10 Retakan Yang tertutup, Dunia Yang Terbuka
11 Batas Dunia
12 Mesin Penjelajah Batas
13 FX Vault Tank 805
14 Gelombang Yang Tak Terlihat
15 Di Dasar Yang Tak Pernah Tidur
16 Dinding Yang Tak Pernah Retak
17 Kedalaman Yang Tak Bernama
18 Suara Dari Dalam Es
19 Dunia Di balik Gerbang
20 Benua Arcadia Terra
21 Di mata mereka kita asing
22 Penghakiman Di Balik Kubah
23 Langit Yang Tak Pernah Tersentuh
24 Raungan Tak Pernah Padam
25 Simbol Yang Tak Pernah Mati
26 Rahasia Di Balik Kubah
27 Analisis Di Tengah Kekacauan
28 Puncak Hyperboria Dan Janji Putri
29 Pamitan Yang Kasar
30 Bisikan di ruang gelap
31 Kostum Pahlawan dan Mimpi Kosmik
32 Ujian Di Lautan Es
33 Badai Es Dan Penari Kematian
34 Sambutan Dingin di Iceland City
35 Kepercayaan Yang Retak
36 Kekuatan Iqaluk dan Pajak Yang Membeku
37 Perjamuan Di Tengah Es dan Rencana Baru
38 Penumpang Gelap
39 Gema Pesta Es
40 Pergeseran Rencana dan Bahaya yang mengintai
41 Ujian Pendaftaran Dan Aksi Tipu Muslihat
42 Pendakian Ke Puncak Beku
43 Sabotase di Jantung Es
44 Debut Gladiator Paling Aneh
45 Kekacauan Yang terjadi
46 Profil Lengkap DIRA ANASTASYA
47 CHAPTER 1 : Rumah Yang Hancur
48 CHAPTER 2 : Hilangnya Rumah Kedua
49 CHAPTER 3 : Sebuah Harga Perban
50 CHAPTER 4 : Harapan Itu Selalu Ada
51 CHAPTER 5 : Genggaman Masa Lalu
52 CHAPTER 6 : Pelukan Terakhir
53 CHAPTER 7 : Tanah Merah Dan Payung Hitam
54 Profil Lengkap BAGAS DWI PUTRA
55 CHAPTER 1 : Jatuh Ke Dalam Biru Yang Membeku
56 CHAPTER 2 : Surat Palsu
57 CHAPTER 3 : Seni Menjual Neraka
58 CHAPTER 4 : Monster Besi
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Kata Pengantar
2
Prolog
3
Jakarta, Delapan Dekade Kemudian
4
Terungkap Pahlawan Jaman Dulu
5
Brifing Semua Tim
6
Kegelisahan dan Keraguan
7
Terlambat
8
Warisan Yang Tak Terpadamkan
9
Rahasia Bumi
10
Retakan Yang tertutup, Dunia Yang Terbuka
11
Batas Dunia
12
Mesin Penjelajah Batas
13
FX Vault Tank 805
14
Gelombang Yang Tak Terlihat
15
Di Dasar Yang Tak Pernah Tidur
16
Dinding Yang Tak Pernah Retak
17
Kedalaman Yang Tak Bernama
18
Suara Dari Dalam Es
19
Dunia Di balik Gerbang
20
Benua Arcadia Terra
21
Di mata mereka kita asing
22
Penghakiman Di Balik Kubah
23
Langit Yang Tak Pernah Tersentuh
24
Raungan Tak Pernah Padam
25
Simbol Yang Tak Pernah Mati
26
Rahasia Di Balik Kubah
27
Analisis Di Tengah Kekacauan
28
Puncak Hyperboria Dan Janji Putri
29
Pamitan Yang Kasar
30
Bisikan di ruang gelap
31
Kostum Pahlawan dan Mimpi Kosmik
32
Ujian Di Lautan Es
33
Badai Es Dan Penari Kematian
34
Sambutan Dingin di Iceland City
35
Kepercayaan Yang Retak
36
Kekuatan Iqaluk dan Pajak Yang Membeku
37
Perjamuan Di Tengah Es dan Rencana Baru
38
Penumpang Gelap
39
Gema Pesta Es
40
Pergeseran Rencana dan Bahaya yang mengintai
41
Ujian Pendaftaran Dan Aksi Tipu Muslihat
42
Pendakian Ke Puncak Beku
43
Sabotase di Jantung Es
44
Debut Gladiator Paling Aneh
45
Kekacauan Yang terjadi
46
Profil Lengkap DIRA ANASTASYA
47
CHAPTER 1 : Rumah Yang Hancur
48
CHAPTER 2 : Hilangnya Rumah Kedua
49
CHAPTER 3 : Sebuah Harga Perban
50
CHAPTER 4 : Harapan Itu Selalu Ada
51
CHAPTER 5 : Genggaman Masa Lalu
52
CHAPTER 6 : Pelukan Terakhir
53
CHAPTER 7 : Tanah Merah Dan Payung Hitam
54
Profil Lengkap BAGAS DWI PUTRA
55
CHAPTER 1 : Jatuh Ke Dalam Biru Yang Membeku
56
CHAPTER 2 : Surat Palsu
57
CHAPTER 3 : Seni Menjual Neraka
58
CHAPTER 4 : Monster Besi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!