Suara sorak-sorai penonton pecah, memekakkan telinga. Tapi kali ini bukan sorakan brutal yang biasa. Ini adalah suara terkejut, kagum, dan penuh harapan yang tidak pernah terdengar di Arena Es Kuno. Mereka baru saja menyaksikan Budi Es Kopi—yang bertopeng sebagai Black Jumper—mengalahkan Raksasa Es dalam sekejap mata. Seluruh arena, dari rakyat jelata di bawah hingga para petinggi di atas, dibuat terdiam kaku.
"Apa-apaan itu?" bisik Yuni, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. "Gerakan secepat itu... Ini bukan lagi Budi yang kita kenal."
Rivani menyeringai lebar. "Sudah kubilang, dia punya kartu as tersembunyi. Black Jumper ini benar-benar aneh."
Tetua Nanuq, dengan tatapan bijak, mengangguk. "Energi yang sangat kuat. Tidak kusangka pemuda polos seperti dia bisa menyembunyikan kekuatan sebesar ini."
Sementara itu, di tribun kehormatan, ketenangan Kepala Suku Kryon lenyap digantikan oleh kecurigaan. Ia menatap Budi yang kini berdiri tegak di tengah arena, topengnya memancarkan aura dingin.
"Utusan Zwarte Sol," bisik Kryon, suaranya dipenuhi amarah. "Apa yang kau maksud dengan 'anomali energi'? Dia menggunakan sihir yang tidak kita kenal!"
Utusan Zwarte Sol, dengan topeng esnya yang misterius, hanya tersenyum tipis. "Dia bukan penyihir. Dia... sesuatu yang lain. Sesuatu yang seharusnya tidak ada di dunia ini. Dia adalah penyusup. Sama seperti kita."
Tiba-tiba, Utusan itu berdiri. Gerakannya menarik perhatian seluruh arena. Semua mata tertuju padanya. "Pertarungan ini tidak sah!" suaranya menggelegar, diproyeksikan dengan sihir esnya sendiri. "Pria bertopeng itu adalah penipu! Dia menggunakan trik curang untuk menang!"
Keheningan kembali menyelimuti arena. Para penonton bingung. Budi yang masih bertopeng hanya berdiri diam, menunggu.
"Trik curang?" Kryon bangkit dari kursinya, wajahnya merah. "Apa maksudmu?! Dia memenangkan pertarungan ini dengan adil!"
"Adil?" Utusan itu tertawa, tawa yang dingin dan menakutkan. Ia menunjuk ke arah Budi. "Tanyakan padanya. Kekuatan a…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Kekacauan Yang terjadi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments