“Lho... kenapa tanahnya hangus?”
Pertanyaan Bagas meluncur begitu turun dari helikopter kecil milik The Vault. Debu panas masih naik dari retakan tanah, dan aroma belerang bercampur dupa terbakar menyambut mereka. Lembah Bada, yang dulu dikenal sejuk dan mistis, kini seperti luka terbuka yang belum sempat dibalut.
Dira melangkah pelan. Sepatu botnya menginjak abu. Tak jauh dari situ, patung batu raksasa—ikon Lembah Bada—retak membentuk simbol aneh. Mata patungnya menyala samar, merah, seperti baru dibuka dari tidur panjang.
“Kita terlambat,” gumamnya. Suaranya serak, setengah tak percaya.
Yuni mendekat, tangannya menyapu permukaan patung. Debu hitam menempel di jarinya, lalu berubah jadi bercak darah kering. Dia mendengus.
“Mereka udah bangkit.”
Bagas menyipit. “Organisasi Zwarte Sol?”
Yuni mengangguk pelan. “Nggak cuma itu. Ini bukan cuma ritual. Ini pemanggilan.”
Dira mengaktifkan scanner Arka dari pergelangan tangannya. Peta holografik muncul, tapi berkedip kacau. Energi metafisik di lembah ini sudah menumpuk sampai sinyal The Vault terganggu.
“Arka bilang simbol ini ngunci portal dari zaman kolonial,” katanya. “Kalau rusak, bisa jadi mereka bebas bergerak.”
Yuni memutar keris lipatnya, ekspresinya kaku. “Dan kita baru sampai setelah pintunya dibuka. Sialan.”
Bagas berjalan ke tengah reruntuhan. Di sana, ada lingkaran ritual yang baru saja digunakan. Darah segar masih menetes di batu, membentuk pola yang bukan dari budaya manapun yang ia kenal. Tapi satu hal yang jelas: ini bukan karya manusia biasa.
“Gue bisa rasain… ada sesuatu yang masih ngintip dari balik celah dimensi,” bisiknya.
Dira melirik ke langit. Awan bergerak tak wajar, seperti berputar di satu titik. Angin kencang tiba-tiba menerpa mereka dari segala arah, lalu diam dalam sekejap.
“Ini bukan dunia kita lagi,” katanya.
Tiba-tiba, suara berderak terdengar dari sisi barat lembah. Batu besar bergerak sendiri, membuka jalan menuju gua tersembunyi. Dan dari dalamnya, suara langkah muncul—terdengar berat……
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Terlambat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments