Langit itu benar-benar retak.
Bukan retak seperti pecahan kaca biasa—ini seperti langitnya sendiri sedang membuka rahasia yang telah lama dikubur. Celah-celah halus seperti guratan api menggores langit biru yang sebelumnya begitu tenang. Suara seperti gemuruh jauh di luar angkasa mulai terdengar, menghantam jantung siapa pun yang mendengarnya.
"Astaga..." Rivani nyaris berbisik. "Itu bukan ilusi, kan?"
Dira berdiri mematung, tenggorokannya kering, matanya terpaku ke atas. Ada sesuatu yang terasa sangat, sangat salah. Bukan hanya tentang langit. Tapi tentang apa yang akan keluar dari balik retakan itu.
Bagas merapat ke sisinya, matanya mengeras. “Kita harus keluar dari altar ini. Sekarang.”
Tapi sebelum siapa pun bisa bergerak, terdengar bunyi langkah kaki dari arah gerbang istana. Lima orang.
Mereka datang tanpa suara, tapi entah bagaimana semua orang—bahkan para prajurit kerajaan—menoleh bersamaan. Warga lokal... tapi tidak biasa.
Mereka mengenakan pakaian tradisional Arcadia Terra, tapi ada satu hal yang langsung membuat napas seluruh tim The Vault tercekat.
Simbol itu.
Di bagian dada mereka, terpampang jelas sebuah lambang yang tidak akan pernah dilupakan oleh tim: mata satu dalam lingkaran merah, dengan lambang VOC yang patah, persis seperti simbol yang mereka temukan di bangkai kapal tua sebelum masuk ke benua ini.
Zwarte Sol.
Rendi mundur satu langkah. “Mustahil...”
Yuni menatap mereka dengan tatapan kosong, seolah-olah otaknya menolak menghubungkan kenyataan yang ada di depan mata.
"Selamat datang," ucap salah satu dari mereka, pria tua dengan rambut perak dan tatapan menusuk. Suaranya pelan, tapi menggema dalam dada. "Akhirnya kalian sampai di pusat teka-teki dunia."
“Siapa kalian?” tanya Intan tajam. Tangan kanannya perlahan bergerak ke sarung senjata di ikat pinggang.
Pria tua itu menatap mereka dengan senyum tenang. “Kami adalah sisa-sisa dari Zwarte Sol. Yang bertahan. Yang menyebar.”
Raja Terra berdiri dari tahtanya, suaranya menggema penuh otoritas. “A…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Simbol Yang Tak Pernah Mati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments