Jalanan es Iceland City berkilauan di bawah cahaya redup yang dipancarkan kristal-kristal di setiap bangunan. Tim The Vault mengikuti langkah perlahan kakek tua berjenggot es, yang memperkenalkan dirinya sebagai Tetua Nanuq, salah satu penjaga tradisi kota ini. Dingin yang menusuk masih terasa, namun keajaiban arsitektur es sedikit mengalihkan perhatian mereka dari rasa beku. Mereka melewati patung-patung es raksasa berbentuk makhluk-makhluk mitologi Arktik dan terowongan kristal yang memancarkan cahaya biru lembut. Warga Iceland City masih menatap mereka dengan tatapan campuran rasa ingin tahu dan kecurigaan.
Akhirnya, mereka tiba di sebuah rumah yang lebih besar dari yang lain, seluruhnya terbuat dari balok-balok es transparan yang tebal. Pintu esnya berukiran rumit, memperlihatkan keahlian pahat yang luar biasa. Tetua Nanuq membuka pintu, mempersilakan mereka masuk.
"Selamat datang di rumahku yang sederhana," kata Tetua Nanuq, suaranya serak namun hangat. "Setidaknya di sini kalian bisa sedikit berlindung dari angin."
Di dalam, rumah itu surprisingly hangat, berkat sistem pemanas alami yang memanfaatkan panas bumi di bawah lapisan es. Dinding transparan memungkinkan cahaya luar masuk, menciptakan suasana yang tenang. Perabotan juga terbuat dari es yang dipoles halus, dilapisi kulit binatang tebal untuk kenyamanan. Aroma herbal yang menenangkan menguar di udara.
Namun, ketenangan itu seketika pecah saat seorang pemuda muncul dari balik sebuah tirai kulit. Ia seumuran dengan Dira dan yang lainnya, dengan rambut hitam pekat dan mata biru tajam yang memancarkan kecurigaan. Wajahnya tampan, namun rahangnya mengeras saat melihat rombongan orang asing di rumah kakeknya. Itu adalah Iqaluk.
"Kakek!" seru Iqaluk, suaranya dipenuhi amarah yang jelas. Ia melangkah maju, tatapannya menyapu tim The Vault dengan sinis. "Apa-apaan ini? Kenapa Kakek membawa orang-orang asing ini kemari?! Setelah semua yang terjadi, bagaimana Kakek bisa begitu naif?"
Tetua Nanuq mengangkat tangan,…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Kepercayaan Yang Retak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments