“Simbol itu... nggak mungkin salah,” desis Noval.
Layar sonar masih menampilkan bayangan samar yang berputar perlahan di kedalaman. Bentuknya seperti bagian kapal—tapi bukan kapal modern. Lambungnya melengkung, ukiran kayu tua yang membusuk terlihat dari rekaman visual drone bawah laut. Dan di sisi kiri puing, lambang itu terlihat jelas. Melingkar, dengan mata di tengah dan bentuk menyerupai kompas yang retak.
Zwarte Sol.
Intan berdiri mematung, menatap lambang itu seperti sedang melihat hantu dari masa lalu.
“Puing VOC?” gumam Rendi dengan suara nyaris tak terdengar.
Yuni mengangguk pelan. “Aku yakin... mereka pernah ke sini. Mungkin ratusan tahun lalu. Mungkin mereka mencoba mencari salah satu dari 12 benua. Atau menjaga rahasia supaya tidak pernah terbuka.”
Tak ada yang langsung menjawab. Hanya suara dengung mesin kapal dan samar gemuruh badai dari atas yang menambah tekanan di udara.
“Kalau itu kapal VOC... kenapa bisa sampai sini?” tanya Rivani, nada suaranya lebih takut daripada penasaran.
Bagas mengakses ulang data sonar. “Kedalaman 462 meter. Tekanan air tinggi, tapi masih bisa dijangkau kalau kita pakai suit generasi baru.”
Yuni menatap layar, lalu berbalik ke yang lain. “Kita harus ambil salah satu puing itu. Mungkin ada bagian lambung, atau logam yang bisa kita analisa. Petunjuk. Apa pun. Ini bisa jadi potongan penting tentang 12 benua yang kita cari.”
“Jangan gila,” sahut Intan cepat. “Kamu lihat tadi? Ada sesuatu yang menyerang kita.”
“Tapi objek itu sudah hilang,” jawab Yuni. “Kalau kita terus menunggu... kita bakal kehilangan momen. Ini kesempatan langka.”
Semua terdiam lagi.
Menyelam dalam badai metafisik di wilayah yang ditandai oleh simbol kuno dari organisasi penjajah sihir bukan ide bagus. Tapi di saat bersamaan, ini bukan perjalanan biasa. Sejak awal, semuanya tentang pertaruhan.
“Gue ikut,” kata Noval tiba-tiba, mengejutkan semua orang.
Semua menoleh padanya.
“Serius, Nov?” tanya Rendi, bingung.
“Gue yang pertama kali kenali simbol itu. Dan ka…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Di Dasar Yang Tak Pernah Tidur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments