Suara langkah kaki berirama cepat terdengar dari ujung lorong, memantul di dinding-dinding rumah sakit yang dingin. Itu adalah suara sol sepatu karet milik tenaga medis profesional—dokter spesialis dan perawat senior yang sedang melakukan putaran sore. Bagi Dira, suara itu bukan sekadar langkah kaki; itu adalah hitung mundur bom waktu yang siap meledakkan penyamarannya.
Jika mereka masuk sekarang, semuanya tamat. Dira akan diusir, dan momen rapuh antara dirinya dan Linda akan hancur berantakan sebelum sempat dimulai.
Di luar pintu kamar 305, Bagas yang bersandar di dinding koridor langsung menegakkan tubuhnya. Matanya menyipit melihat rombongan jas putih itu mendekat. Ia tahu Dira ada di dalam, terjebak dalam pusaran emosi yang melumpuhkan logika. Ia tidak bisa membiarkan siapa pun masuk. Tidak sekarang.
"Permisi, Pak," sapa seorang dokter pria berkacamata tebal saat Bagas menghalangi jalan mereka dengan tubuh besarnya. "Kami perlu memeriksa pasien Linda Anastasya."
Bagas memasang wajah panik terbaiknya—sebuah kemampuan akting yang ia pelajari dari jalanan untuk mengelabui polisi. Ia mencengkeram lengan dokter itu dengan tenaga yang cukup kuat untuk menahan, tapi cukup lembut untuk tidak dianggap serangan.
"Dok! Dokter harus ikut saya sekarang! Itu... di ruang tunggu VIP B!" seru Bagas dengan napas yang sengaja ia buat tersengal-sengal. "Saudara saya, Dok! Dia tiba-tiba kejang! Mulutnya berbusa!"
Dokter itu mengerutkan kening, tampak ragu. "Pak, saya sedang jadwal visite. Silakan panggil perawat jaga di counter depan."
"Nggak keburu, Dok!" bentak Bagas, menaikkan volume suaranya agar terdengar mendesak. "Kalau dia mati gimana?! Dokter mau tanggung jawab? Ini darurat! Tolonglah, Dok, cuma sebentar buat cek kondisi! Dia bawa anak kecil!"
Perawat senior di sebelah dokter itu tampak goyah. Sumpah profesi mereka mendesak untuk menolong yang gawat darurat.
"Dok, mungkin kita cek sebentar," bisik perawat itu. "Pasien Linda kondisinya stabil sejam yang lalu."
Dokter itu men…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
CHAPTER 6 : Pelukan Terakhir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments