Monitor utama memperlihatkan gelombang magnetik yang tak biasa—seperti pusaran tak kasatmata yang mencengkeram kapal dari segala arah.
Dira langsung berdiri dari kursinya. “Apa yang terjadi?”
“Bukan serangan,” sahut Bagas, jemarinya sibuk menari di atas panel kontrol. “Tapi kita terkunci. Seluruh sistem navigasi tidak merespons. Seolah... ada medan gaya besar yang menahan kita di tempat.”
“Dari mana sumbernya?” tanya Dira cepat.
Arka menjawab datar, “Terdeteksi fluktuasi medan magnet ekstrem dari dasar laut sekitar gerbang. Kemungkinan besar, gaya tarik berasal dari formasi batu es besar yang kita deteksi sebelumnya.”
Rivani mengerutkan dahi. “Apa... es bisa menghasilkan gaya magnet?”
“Kalau bukan es biasa,” Yuni menimpali. “Mungkin bukan sekadar batu es, tapi sesuatu yang menyimpan energi kuno. Entah teknologi, atau sesuatu yang... lebih tua.”
Kamera luar menampilkan pemandangan menakjubkan. Gerbang batu setinggi bangunan lima lantai berdiri tegak di dasar laut. Sekilas tampak seperti ukiran raksasa dari zaman prasejarah, tapi saat diperbesar, terlihat lapisan-lapisan logam aneh di sela-sela esnya—membentuk pola melingkar, mirip dengan simbol di buku Noval.
“Kita lihat lebih dekat ukirannya,” ujar Noval. Ia membentangkan bukunya, membuka halaman yang penuh catatan coretan tangannya sendiri. “Ini... aneh. Simbolnya bukan hanya huruf atau bahasa. Tapi semacam instruksi. Petunjuk.”
Intan mendekat. “Petunjuk buat apa?”
“Membuka gerbang. Tapi caranya... bukan dengan paksa. Melainkan frekuensi.”
“Frekuensi?” tanya Rendi.
“Ya. Lihat ini.” Noval menunjuk salah satu ukiran yang tampak seperti gelombang sinus. “Ini bukan simbol biasa. Ini mirip dengan notasi suara. Kayak... nada.”
Yuni langsung menangkap maksudnya. “Gerbang ini hanya terbuka dengan resonansi suara tertentu.”
Dira menoleh cepat. “Kalau begitu, kita cari cara nyalain nada itu. Bisa lewat speaker kapal?”
Bagas menggeleng. “Gak bisa. Sistem audio kita ikut terganggu. Tapi... mungkin bisa manual. Kita bawa alat…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Suara Dari Dalam Es
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments