Raungan terakhir Ghuls es telah memudar, digantikan oleh keheningan beku yang menyesakkan. Pecahan-pecahan es dari tubuh mereka kini tersebar di lautan, beriak pelan seiring ombak kecil. Tim The Vault, meskipun kelelahan, merasakan gelombang lega yang luar biasa. Solara, dengan napas terengah-engah, kembali ke geladak, aura birunya meredup, tapi matanya memancarkan kebanggaan.
"Kita berhasil," bisik Rivani, menyeka keringat dingin di dahinya. Ia menyeringai, lalu menepuk punggung Solara. "Kerja bagus, Putri Kosmik Biru! Kau benar-benar menyelamatkan pantat kita."
Solara tersenyum tipis, kelelahan masih terasa di seluruh tubuhnya. "Aku… aku hanya mencoba."
Dira mengamati sekeliling. Lautan es itu memang berhasil mereka taklukkan, tapi perjalanan mereka baru saja dimulai. "Bagus sekali, semuanya. Solara, kau hebat. Sekarang, mari kita pastikan kapal aman."
Bagas segera melangkah ke panel kontrol. Jari-jarinya menari di atas tombol-tombol holografik. "Mengaktifkan mode kamuflase FX Vault Tank 805." Sebuah dengungan halus terdengar, dan perlahan, siluet kapal mulai memudar, berbaur sempurna dengan hamparan es di sekelilingnya, hingga tak terlihat lagi oleh mata telanjang. "Kapal aman. Tidak ada yang bisa menemukannya sekarang."
"Baiklah, saatnya kita menghadapi es betulan," kata Intan, suaranya tenang. Ia sudah mengenakan jaket tebal berteknologi tinggi dari persediaan kapal, yang dirancang untuk suhu ekstrem.
Yang lain mengikuti. Bagas mengenakan jaket tebal berwarna abu-abu gelap, Noval dengan jaket biru cerah, Rendi dengan jaket hitam yang modis, Rivani dengan jaket merah marun yang membuatnya tampak lebih berani, dan Yuni dengan jaket putih salju yang melengkapi aura tenangnya. Hanya Solara yang tampak santai dengan kostum sleek-nya.
"Kau tidak butuh jaket, Solara?" tanya Noval, menggigil saat hawa dingin menusuknya begitu mereka keluar dari kapal. Angin dingin itu terasa seperti ribuan jarum es yang menusuk kulit.
Solara menggeleng, senyum tipis terukir di bibirnya…
The Vault Files : Dossier Karakter Semesta The Closer
Sambutan Dingin di Iceland City
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments