Seperti dugaannya, beberapa waktu kemudian Naura sudah kembali dihubungi oleh Bagas. Menyuruhnya untuk keluar dan di sinilah mereka sekarang, di sebuah rumah yang entah milik siapa. Duduk di ruang tamu sembari menunggu seseorang yang sebentar lagi akan datang, katanya.
Demi apa pun, baru beberapa menit duduk di tempat ini, Naura merasakan takut yang bukan main. Takut kalau ternyata ia ditipu, takut kalau ternyata ia hanya dipermainkan, takut kalau ternyata ia hanya dijebak dan kejadian mengerikan itu akan kembali terjadi dalam hidupnya.
Namun, disamping ketakutannya, Bagas selalu menegaskan bahwa dia bukan tipe laki-laki yang memiliki niat sejahat itu. Bukan laki-laki bajingan seperti Regan, dan tidak mungkin melakukan hal yang macam-macam kepada Naura. Meski masih dengan penuh rasa ragu, Naura tetap berusaha percaya dengan hal itu. Yang terpenting, ia bisa menjaga diri dan paham kondisi.
"Ini rumah saya, Naura, kamu tidak perlu takut."
Ucapan Bagas menyadarkan Naura dari lamunannya. Perempuan yang mengenakan pakaian yang terlihat sedikit lusuh itu hanya membalas dengan anggukkan kecil.
"Jadi, tiga hari kemarin kamu ke mana saja?" Bagas kembali bertanya, membuat Naura kebigungan harus menjawab apa.
Haruskah ia jujur kalau tiga hari kemarin yang dilakukan hanya mengurung dan menyiksa dirinya?
"Saya tidak melihat kamu di kampus, tidak melihat kamu di toko kue, dan tidak melihat tanda-tanda ada kamu di rumah, kamu ke mana?"
Bagaimanapun, dengan banyak alasan Naura tidak harus jujur kepada Bagas. Ia bisa memberikan alasan yang sama dengan alasan yang ia berikan kepada Melody. Tidak peduli apakah Bagas akan percaya atau tidak. "Kemarin aku pulang ke Bandung, kampung halamanku. Menemui ibuku di sana."
Bagas terlihat terkejut mendengar ucapan Naura barusan. "Sorry sebelumnya, kamu masih memiliki keluarga?"
Naura mengerutkan keningnya. "Jadi kamu berpikir aku udah nggak ada siapa-siapa?"
Bagas mengangguk pelan. "Sorry."
Itu hal wajar sebab, Naura juga tidak pernah memberita…
Menikah Dengan Berandalan
Bertemu Dengan Orang Itu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments